Sukses

Mengenal Osteoporosis Sekunder

Selain istilah osteoporosis primer, berdasarkan etiologis osteoporosis terdapat juga istilah osteoporosis sekunder. Berikut penjelasan osteoporosis primer.

KlikDokter.com - Osteoporosis sekunder merupakan kondisi pengeroposan tulang yang terjadi akibat kondisi medis dan penggunaan obat-obatan. Kondisi medis yang ada banyak dipicu oleh kondisi kelainan endokrin, gangguan fungsi hati, ginjal, defisiensi vitamin D, gangguan hematologi, kelainan saluran cerna dan berbagai macam obat-obatan.

Juga penderita gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal, seperti halnya: tiroid dan adrenal, atau pada mereka yang mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dan kebiasaan merokok dapat memperburuk kondisi ini.

Salah satu faktor penyebab yang paling sering pada osteoporosis sekunder adalah produksi sel hormon glukokortikoid berlebihan. Dimana glukokortikoid yang berlebihan dapat menyebabkan penghambatan proses regenerasi sel tulang. Serta merta glukokortikoid juga berperan banyak dalam proses menghambat penyerapan kalsium ke sel tulang. Dalam kasus ini, jika terjadi dalam jangka pandang akan menyebabkan osteoporosis.

Gejala yang dialami oleh penderita osteoporosis bermacam-macam, seperti serangan rasa nyeri secara akut di bagian tertentu pada punggung.

Semakin mengindikasikan yang semakin nyeri jika berdiri atau berjalan, juga terbentuk lengkungan pada tulang belakang yang menyebabkan keteganggan otot. Gejala lainnya yang umum terjadi bagian tulang rawan patah, seperti tulang panggul dan tulang lengan, meskipun karena cedera ringan saja.

Jumlah penderita osteoporosis di indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Data terbaru dari pusat penelitian dan pengembangan gizi dan makanan Departemen kesehatan menunjukkan bahwa 41,7% penduduk indonesia rawan ostoporosis dini (osteopenia) karena kekurangan vitamin D dan kalsium.

0 Komentar

Belum ada komentar