Sukses

Pentingkah Gula untuk Kebutuhan Nutrisi Anak?

Cermatilah asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh anak Anda, termasuk gula.

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

KlikDokter.com – Secara alami anak-anak menyukai makanan manis, seperti kue, permen, cokelat, dan lain-lain. Tentu saja makanan-makanan manis tersebut berasal dari gula. Namun, meski gula merupakan bahan bakar bagi energi yang paling utama, jika dikonsumsi secara berlebihan oleh anak tentu memiliki potensi untuk membahayakan kesehatan.

Lantas, seberapa pentingkah gula untuk kebutuhan nutrisi anak?

Sebelumnya, Anda harus memahami bahwa pemberian nutrisi pada anak haruslah baik dan tepat. Artinya:

  • Tepat kombinasi zat gizinya. Kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral serta kebutuhan cairan tubuh anak harus seimbang, yaitu 1-1,5 liter per hari.
  • Tepat jumlah atau porsinya, sesuai yang diperlukan tubuh berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.
  • Tepat dengan tahap perkembangan anak, artinya kebutuhan kalori anak didasarkan pada berat badan dan usia anak.

Bagaimana cara menghitung kebutuhan energi atau kalori, karbohidrat, lemak dan protein yang dibutuhkan anak? Halaman selanjutnya selengkapnya:

1 dari 2 halaman

Pentingkah Gula untuk Kebutuhan Nutrisi Anak?

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

Bagaimana cara menghitung kebutuhan energi atau kalori, karbohidrat, lemak dan protein yang dibutuhkan anak?

  1. Kebutuhan energi atau kalori pada balita dapat dilakukan dengan rumus:
    1. Kebutuhan energi = 1000 + (100 x usia dalam tahun)
    2. Kebutuhan energi usia 1-3 tahun = 100 kalori/kg BBI
    3. Kebutuhan energi usia 4-5 tahun =  90 kalori/kg BBI
  2. Kebutuhan protein adalah sebesar 10% dari total kebutuhan energi sehari, dapat dihitung: (10% x Total Energi Harian) : 4 = x gram
  3. Kebutuhan lemak yaitu sebesar 20% dari total energi harian, dapat dihitung: (20% x Total Energi Harian) : 9 = x gram
  4. Kebutuhan karbohidrat adalah sisa dari total energi harian dikurangi persentase protein dan lemak

World Health Organization (WHO) merekomendasikan bahwa asupan gula tambahan tidak boleh melebihi 10 persen dari total energi yang dikonsumsi. Hal tersebut untuk menghindari kelebihan energi dalam tubuh anak. Untuk anak usia 1-3 tahun, 10 persen sama nilainya dengan 4-5 sendok teh gula. Sedangkan untuk anak usia 4-6 tahun, 10 persen sama artinya dengan 5-8 sendok teh gula. 

0 Komentar

Belum ada komentar