Sukses

Hipoglikemia, Ancaman untuk Penderita Diabetes

Hipoglikemia dapat mempengaruhi orang-orang yang menderita diabetes. Telusuri lebih lanjut di sini.

KlikDokter.com - Hipoglikemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan rendahnya kadar gula darah (glukosa), sumber energi utama tubuh Anda. Umumnya hipoglikemia terkait dengan pengobatan diabetes. Namun, berbagai kondisi juga dapat menyebabkan gula darah rendah tanpa diabetes. Seperti demam, hipoglikemia bukanlah penyakit melainkan indikator masalah kesehatan.

Bagaimana gejala dan penanganan hipoglikemia yang tepat? Berikut penjelasannya:

  1. Gejala

Tubuh dan otak membutuhkan pasokan konstan terhadap gula (glukosa) untuk berfungsi dengan baik. Jika kadar glukosa terlalu rendah, seperti yang terjadi dengan hipoglikemia, dapat menyebabkan tanda dan gejala di antaranya jantung berdebar-debar, kelelahan, kegelisahan, berkeringat, kelaparan, kesemutan di sekitar mulut, dan lain-lain.

Apabila hipoglikemia memburuk, tanda dan gejala yang dapat terjadi ialah disorientasi berat, gangguan penglihatan (penglihatan kabur), kejang, penurunan kesadaran, bahkan orang dengan hipoglikemia berat dapat terlihat seolah-olah mereka sedang mabuk.

Banyak kondisi selain hipoglikemia yang dapat menyebabkan tanda-tanda dan gejala-gejala tersebut. Karena itu, Anda membutuhkan sampel darah untuk mengetahui dengan pasti bahwa hipoglikemia adalah penyebabnya.

Berikut bahaya hipoglikemi yang WAJIB Anda ketahui lainnya, selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 dari 2 halaman

Hipoglikemia, Ancaman untuk Penderita Diabetes

  1. Komplikasi

Jika Anda mengabaikan gejala hipoglikemia terlalu lama, Anda mungkin bisa mengalami kehilangan kesadaran. Hal itu terjadi karena otak Anda memerlukan glukosa untuk berfungsi dengan baik. Untuk itu, kenalilah tanda dan gejala hipoglikemia awal karena hipoglikemia yang tidak diobati dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga kematian.

Seiring waktu, episode berulang dari hipoglikemia dapat menyebabkan koma hipoglikemia. Tubuh dan otak tidak lagi memproduksi tanda-tanda dan gejala yang memperingatkan bahwa gula darah Anda rendah.

  1. Perawatan dan obat-obatan

Pengobatan awal tergantung pada gejala Anda. Gejala awal biasanya dapat diobati dengan mengonsumsi 15 sampai 20 gram karbohidrat atau gula. Makanan tersebut termasuk permen, jus buah, dan lain-lain. Makanan yang mengandung lemak atau protein yang tidak baik untuk perawatan hipoglikemia, karena protein dan lemak dapat memperlambat penyerapan tubuh dari gula.

Periksa kembali kadar gula darah 15 menit setelah pengobatan. Jika kadar gula darah masih di bawah 70 mg/dL, ulangi langkah ini sampai gula darah di atas 70 mg/d.

Setelah kadar gula darah kembali normal, penting sekali untuk mengonsumsi makanan ringan atau makanan untuk membantu menstabilkan gula darah Anda. Hal ini juga membantu glikogen untuk tersimpan kembali, karena telah habis selama hipoglikemia.

0 Komentar

Belum ada komentar