Sukses

Cara Mengatasi Anak yang Tidak Suka Sayur dan Buah

Jangan sampai frustrasi saat mengenalkan sayur dan buah kepada anak. Berikut saran dr. Citra Roseno agar Si Kecil menyukai sayur dan buah.

KlikDokter.com - Mengapa anak saya menolak makan sayur atau buah? Pertanyaan tersebut sering kali dilontarkan orangtua yang memiliki anak kecil, terutama usia anak yang baru belajar makan. Sebetulnya, yang perlu dilakukan orangtua bukanlah membujuk anak agar mau makan sayur dan buah, melainkan bagaimana membuat anak dapat menikmati sayur dan buah tersebut.

Hal ini terkadang menyulitkan dan menjadi tantangan hampir setiap orangtua. Namun jangan khawatir, seiring dengan waktu dan kesabaran orangtua, Si Kecil dapat menyukai kedua jenis makanan tersebut.

Anda bisa memulainya sedini mungkin. Ketika usia anak sudah cukup untuk makan selain ASI, mulai tambahkan buah atau sayur ke dalam makanannya agar lidahnya terbiasa dengan tekstur, rasa, dan bau dari buah atau sayur tersebut.

Selain cara tersebut, ada juga beberapa kiat yang bisa Anda lakukan agar buah hati menyukai sayur dan buah. Berikut di antaranya, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Cara Mengatasi Anak yang Tidak Suka Sayur dan Buah

Bayi Sehat Milna

Selain cara tersebut, ada juga beberapa kiat yang bisa Anda lakukan agar buah hati menyukai sayur dan buah. Berikut di antaranya:

1. Berkreasi dalam membuat makanan

Bentuklah buah dan sayur dalam potongan-potongan yang menarik. Sebagian anak akan bersikap defensif ketika mendengar kata-kata buah atau sayur. Untuk itu, cobalah berikan nama panggilan baru pada potongan makanan yang telah Anda buat. Buatlah kegiatan ini menjadi hiburan bagi anak.

2. Jangan memaksa anak.

Memaksa anak memakan suatu jenis makanan akan membuat mereka semakin menolak makanan tersebutserta memicu ketegangan antara orangtua dan anak.

3. Cobakan satu persatu.

Dalam mencobakan jenis makanan baru, sertakan juga makanan yang sudah dikenalnya. Perkenalkan makanan baru satu demi satu. Dan, hindari memberikan satu menu yang semuanya terdiri atas jenis makanan baru.

4. Mengolah sayur.

Seringkali anak menolak makan sayur karena bau atau rasanya yang terlalu tajam, terlalu berbumbu, terlalu lunak, atau terlalu matang. Sesekali olah sayur dengan cara dipanggang hanya dengan tambahan olive oil, tanpa bumbu tambahan. Cita rasa asli sayur akan keluar dan teksturnya pun lebih terasa. Seperti orang dewasa, anak kecil umumnya menyukai makanan yang renyah dan enak.

5. Sediakan buah dan sayur dalam jangkauannya.

Ketika lapar, anak akan meraih makanan yang ada di dekatnya. Jika anak meminta camilan, hanya sediakan camilan berupa buah atau sayur untuknya.

6. Berikan contoh.

Anak akan mencontoh orang terdekatnya, terutama orangtua. Jika orangtua sering makan buah atau sayur, maka anak akan mengikuti perilaku serupa.

7. Jangan menyerah.

Dibutuhkan setidaknya 10 kali percobaan sebelum anak mau menerima jenis makanan baru. Cobakan buah atau sayur dalam porsi kecil terlebih dahulu. Semakin sering anak terpapar dengan makanan baru, semakin besar kemungkinan ia akan menerimanya. Namun ingat, hindari paksaan ketika mencobakan makanan tersebut.

0 Komentar

Belum ada komentar