Sukses

Inilah Tanda-Tanda Anak yang Kurang Gizi

Ada beberapa gejala dan tanda yang bisa kita cermati pada anak yang mengalami kekurangan gizi. Berikut penjelasan selengkapnya dari dr. Citra Roseno

KlikDokter.com - Tubuh manusia memerlukan makanan yang mengandung gizi seimbang agar dapat berfungsi dengan baik. Bagi anak-anak, makanan yang bergizi menjadi unsur utama dalam pertumbuhan dan perkembangan optimal tubuhnya. Kekurangan gizi pada awal kehidupan dapat menimbulkan dampak negatif pada kualitas kehidupan anak di kemudian hari.

Menurut Global Nutrition Report tahun 2014, Indonesia termasuk dalam 17 negara yang saat ini memiliki 3 masalah gizi (stunting, wasting, dan overweight), baik yang berasal dari kalangan ekonomi rendah hingga ekonomi berkecukupan. Dalam skala nasional, saat ini sebanyak 37% anak Indonesia yang berusia di bawah 5 tahun mengalami stunting (tubuh pendek).

Bagaimana cara menilai kualitas gizi seorang anak? Menurut Departemen Kesehatan RI, dalam penilaian status gizi anak, diperlukan Standar Antropometri (pengukuran tubuh) yang mengacu pada standar WHO 2005. Beberapa contoh pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi gizi buruk pada anak pada pusat layanan kesehatan antara lain:

  • Pengukuran berat badan, panjang dan tinggi badan, lingkar kepala
  • Pemeriksaan tanda klinis
  • Pembandingan hasil pengukuran dengan rujukan penilaian status gizi
  • Pemeriksaan laboratorium tambahan seperti pemeriksaan darah secara lengkap (mulai dari sel darah putih, sel darah merah, hingga pembekuan darah)

Selain rasio berat badan atau tinggi badan yang di bawah kategori normal, serta perlambatan pada kurva pertumbuhan, pada halaman berikut selanjutnya adalah gejala yang dapat terlihat yang merupakan indikasi gizi buruk pada anak:

1 dari 2 halaman

Inilah Tanda-Tanda Anak yang Kurang Gizi

Bayi Sehat Milna

Gejala atau indikasi gizi buruk pada anak:

  • Perilaku: mudah rewel, kurang responsif, sulit konsentrasi

Perhatian dan konsentrasi merupakan tanda anak memperoleh nutrisi yang cukup untuk perkembangan otaknya.

  • Kulit: perubahan warna menjadi pucat, kering, kusam, mudah timbul memar, lapisan lemak berkurang

Lapisan kulit merupakan pertahanan tubuh utama terhadap sekitar. Tanda kekurangan gizi umumnya paling sering terlihat dari kondisi kulit anak.

  • Kuku: kuku rapuh, bergerigi, nampak pecah-pecah

Kuku yang sehat memiliki warna yang sama satu sama lain, tanpa adanya bercak atau perubahan warna.

  • Rambut: kering, mudah rontok, berubah warna menjadi kecokelatan atau kemerahan

Rambut yang berkilau tanpa perubahan warna juga menandakan kecukupan gizi anak.

  • Tulang ,sendi dan otot: tulang yang rapuh, nyeri sendi

Untuk menopang pertumbuhan anak diperlukan otot, tulang, dan sendi yang sehat sehingga anak juga dapat beraktivitas fisik dengan baik.

  • Rongga mulut: gusi mudah berdarah, sariawan

Kondisi kesehatan mulut yang terjaga dengan baik amat berperan dalam asupan gizi anak.

  • Mata: gangguan penglihatan (seperti buram), lebih sensitif terhadap cahaya

Perhatikan tanda-tanda seperti anak menyipitkan mata ketika melihat objek. Lakukan pula evaluasi penglihatan rutin jika berkunjung ke dokter anak.

Lakukan evaluasi rutin ke dokter anak Anda apabila pertumbuhan Si Kecil kurang untuk usianya dan didapati tanda-tanda yang telah disebutkan di atas.

0 Komentar

Belum ada komentar