Sukses

Dampak Buruk Sinar Matahari untuk Kulit

Disebut sebagai sumber cahaya tata surya, tapi tahukah Anda ternyata kulit merasakan dampak buruknya dari sinar matahari? Berikut penjelasan dr. Jessica Florencia di sini.

KlikDokter.com - Setiap makhluk hidup di permukaan bumi terpapar terhadap sinar ultraviolet (UV) yang merupakan bagian dari sinar matahari. Sinar matahari selain dibutuhkan sebagai sumber energi utama kehidupan, juga dapat memberikan pengaruh yang baik secara langsung bagi tubuh.

Dalam porsi kecil, sinar matahari dapat mengaktifkan vitamin D dalam tubuh yang diperlukan untuk pembentukan tulang. Meskipun demikian, sinar UV dalam jumlah besar dapat menyebabkan kerusakan bahan genetik tubuh (DNA) yang merupakan awal mula terjadinya kanker kulit. Paparan sinar UV yang berlebih juga dapat menyebabkan kulit terbakar, kulit menghitam, penuaan dini, munculnya kerutan lebih cepat, dan kanker kulit.

Ironisnya, dengan semakin luasnya kerusakan ozon, paparan radiasi ultraviolet yang mencapai perbukaan bumi menjadi semakin meningkat sehingga dapat menyebabkan masalah kulit yang tidak dapat diabaikan.

Sinar UV dikelompokkan ke dalam 3 jenis, ultraviolet A (UVA), ultraviolet B (UVB), dan ultraviolet C (UVC), yang masing-masing berbeda panjang gelombangnya. Meskipun UVA dapat menembus ke dalam kulit, UVB merupakan sinar yang lebih berperan dalam menyebabkan kerusakan kulit.

Paparan sinar ultraviolet dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan penuaan melalui proses perusakan lapisan kulit yang lebih dalam. Paparan sinar matahari juga menyebabkan kulit  menjadi tipis dan bisa merangsang pertumbuhan pre-kanker. Terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit.

Lalu bagaimana dengan langkah perlindungannya? Halaman selanjutnya kiat selengkapnya:

1 dari 2 halaman

Dampak Buruk Sinar Matahari untuk Kulit

Dove Soap Bar

Untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang berbahaya maka kita perlu menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan pelindung fisik dan tabir surya.

Selain itu, menjaga kesehatan dan kelembapan kulit juga dapat membantu meningkatan pertahanan kulit terhadap bahaya lingkungan. Melembapkan kulit terutama penting untuk meningkatkan kemampuan pertahanan kulit terhadap pengaruh lingkungan sekitar yang merusak. Menjaga kebersihan kulit secara rutin dengan mandi dengan sabun yang lembut dan mengandung pelembap dapat menjaga kulit agar tidak kering dan teriritasi serta memastikan kelembapan kulit tetap terjaga. Kulit menjadi tetap sehat dan prima! Kulit yang sehat dapat lebih siap menghadapi berbagai gangguan faktor lingkungan. 

0 Komentar

Belum ada komentar