Sukses

Olahraga untuk Membuat Tulang Anda Kuat

Tulang yang kuat tidak hanya dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi sehari-hari, tetapi seberapa sering Anda melakukan latihan fisik.

KlikDokter.com - Memasuki usia tiga puluh tahun, tingkat pembentukan tulang Anda akan semakin melambat. Pada tahap ini, yang paling baik untuk dilakukan adalah memaksimalkan pembentukan tulang dan meminimalkan kerusakan tulang.

Untuk membangun  tulang kuat, selain nutrisi yang bergizi dan seimbang Anda harus mempertimbangkan hal penting yaitu olahraga – yang biasanya sangat jarang dilakukan oleh sebagian orang, terutama pada mereka yang bekerja.

Penyakit yang menyertai jika pembentukan tulang tidak maksimal adalah osteoporosis. Osteoporosis berasal dari kata osteo dan porous (osteo artinya tulangg dan porous berarti berlubang-lubang atau keropos).

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas. Yakni berupa massa tulang yang rendah, disertai mikroarsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat menimbulkan kerapuhan tulang.

Berikut adalah olahraga yang dapat membantu tulang menjadi kuat dan mengurangi risiko osteoporosis, selengkapnya pada halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Olahraga untuk Membuat Tulang Anda Kuat

Osteopor

Berikut adalah olahraga yang dapat membantu tulang menjadi kuat dan mengurangi risiko osteoporosis:

  1. Weight Bearing Exercise

Olahraga ini meliputi latihan yang melawan gaya gravitasi dengan tulang sebagai penopang berat tubuh, sehingga dapat merangsang pembentukan sel-sel tulang yang baru. Tulang pun menjadi lebih kuat dan kualitas jaringan tulang meningkat. Sebaiknya olahraga ini rutin dilakukan setiap hari selama tiga puluh menit.

Contoh weight bearing exercise adalah berjalan, lari-lari kecil, menari, sepak bola, bola basket, tenis, bowling, dan golf.

  1. Resistance Exercise

Olahraga ini merupakan latihan kekuatan dan ketahanan yang menggunakan kekuatan otot untuk memperbaiki massa otot, memperkuat tulang, serta meningkatkan daya tahan otot. Sebaiknya olahraga ini dilakukan dua sampai tiga kali dalam seminggu, dan dilakukan di pusat kebugaran.

Contoh resistance exercise adalah olahraga angkat beban, olahraga menggunakan mesin pengangkat berat, olahraga menggunakan pipa elastis, dan push-up.

Pencegahan terhadap osteoporosis lebih baik segera dilakukan sebelum terjadi penyakit osteoporosis, karena beberapa gejala osteoporosis tidak diketahui oleh penderita dan kepadatan tulang dapat terjadi secara perlahan. 

0 Komentar

Belum ada komentar