Sukses

Amankah Naik Pesawat Saat Hamil?

Bagi Anda yang khawatir bepergian dengan pesawat selama masa kehamilan, simak fakta medisnya di sini.

KlikDokter.com – Para ibu hamil sering mempertanyakan cara menjaga kehamilan, terutama pada trimester pertama. Ini berlaku untuk perjalanan dengan menggunakan pesawat. Mungkin banyak teman atau saudara Anda yang mewanti-wanti apabila Anda ingin bepergian lewat udara. Takut keguguran, takut mabuk udara, dan lain-lainnya masih menjadi alasan ketakutan yang dominan.

Sebenarnya, apakah naik pesawat selama masa kehamilan dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin?

Pada umumnya, perjalanan menggunakan pesawat terbilang aman bagi mereka yang memiliki catatan kehamilan yang sehat. Namun, janganlah lupa untuk tetap mengecek kesehatan Anda kepada dokter sebelum terbang.

Apabila kehamilan Anda berisiko tinggi, mungkin Anda akan diberikan peringatan oleh dokter – bahkan perjalanan Anda menggunakan jenis kendaraan apa pun akan dilarang, terutama setelah 36 minggu kehamilan.

Berikut adalah lima hal yang perlu diperhatikan apabila Anda ingin bepergian menggunakan pesawat selama masa kehamilan:

  • Cek kebijakan pesawat mengenai perjalanan udara selama kehamilan, karena pedoman untuk wanita hamil bisa berbeda-beda untuk setiap tujuan.  
  • Pertimbangkan untuk memesan tempat duduk pada sisi lorong agar memudahkan Anda saat ingin ke toilet, berjalan atau melakukan peregangan.
  • Dalam perjalanan, kencangkan sabuk pengaman di bawah perut.
  • Apabila memungkinkan, berjalanlah di lorong setiap 30 menit atau 1 jam sekali. Jika Anda memang diharuskan untuk duduk saja, sering-seringlah meregangkan pergelangan kaki.
  • Terakhir, minumlah air putih yang cukup. Kelembapan yang rendah di kabin dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, tekanan udara selama penerbangan bisa mengurangi jumlah oksigen dalam darah – meski begitu, hal ini tidak menimbulkan risiko jika Anda berada dalam kondisi sehat.

Selain kiat-kiat di atas, Anda juga bisa menyiapkan susu khusus ibu hamil yang bisa diminum selama perjalanan, sehingga kesehatan Anda dan janin tetap terjaga. Pilihlah susu yang mengandung kolin untuk perkembangan otak Si Kecil; asam folat, untuk mencegah risiko cacat otak dan kerusakan sumsum tulang belakang; tinggi kalsium, protein dan zat besi; rendah lemak, untuk mengurangi risiko kegemukan; serta tinggi zat besi, untuk mengatasi anemia.(ADV)

0 Komentar

Belum ada komentar