Sukses

Waspadalah Jika Anda Sering Sakit Kepala Sebelah

Jangan sepelekan sakit kepala sebelah, karena bisa berdampak buruk bila terjadi terus-menerus. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

KlikDokter.com - Sakit kepala merupakan salah satu keluhan yang paling sering dijumpai dalam praktik dokter. Hampir setiap orang dalam hidupnya pernah merasakan sakit kepala. Di Eropa, sakit kepala merupakan kelainan yang paling umum, menghambat aktivitas, dan menghabiskan banyak biaya.

Setidaknya 1 dari 3 orang Denmark pernah ke dokter untuk keluhan sakit kepala.  Lebih dari 10% pasien mengeluhkan gejala migrain dan lebih dari 5% pasien telah mengalami gejala sakit kepala kronik dalam waktu cukup panjang, yaitu lebih dari 15 hari per bulan atau lebih dari 3 bulan per tahun atau lebih dari 180 hari per tahun.

Sakit kepala sebelah merupakan salah satu gejala dari migrain. Menurut ICD 10, migrain dibedakan atas dua tipe, yaitu migrain dengan aura dan migrain tanpa aura. Penentuan diagnosis migrain dapat dilakukan apabila memenuhi kriteria sebagai berikut, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Waspadalah Jika Anda Sering Sakit Kepala Sebelah

Neuralgin Rhema

Migrain tanpa aura

Mengalami lima serangan sakit kepala yang berlangsung selama 4-72 jam, disertai keluhan mual muntah dan sensitif terhadap bunyi atau cahaya, kemudian setidaknya memiliki dua karakteristik sakit kepala seperti:

  1. Sakit kepala sebelah.
  2. Berdenyut.
  3. Nyeri sedang atau berat.
  4. Memberat dengan aktivitas.

Migrain dengan aura

Mengalami dua serangan sakit kepala yang ditandai dengan munculnya aura (gejala sebelum timbulnya sakit kepala) yang berlangsung lebih dari 5 menit dan kurang dari 60 menit tanpa disertai dengan keluhan kelumpuhan otot.

Apakah migrain berbahaya?

Pada umumnya keluhan migrain tidak berbahaya, namun Anda harus mewaspadai keluhan Anda apabila

  • Anda mengalami migrain lebih dari 15 hari per bulan atau lebih dari 3 bulan per tahun atau lebih dari 180 hari per tahun.
  • Keluhan Anda disertai gejala mual dan muntah.
  • Keluhan Anda disertai gejala kelumpuhan otot.
  • Keluhan Anda disertai gejala demam.
  • Keluhan Anda disertai gejala kejang.
  • Keluhan Anda disertai gejala saraf lain. Misalnya bicara tiba-tiba cadel, mulut mencong, kesemutan, mati rasa, kelainan pendengaran, kelainan penglihatan, kelopak mata jatuh, dll.
  • Keluhan sakit kepala memberat dalam beberapa minggu.
  • Keluhan sakit kepala bersamaan dengan kondisi medis yang menyertai, seperti HIV atau kanker.
  • Anda berusia di bawah 10 tahun atau berusia di atas 40 tahun.

Sakit kepala kronik yang berlangsung lebih dari 15 hari per bulan atau lebih dari 3 bulan per tahun atau lebih dari 180 hari per tahun, salah satunya penyebabnya adalah adanya peningkatan tekanan di dalam kepala akibat adanya tumor. Oleh sebab itu, apabila Anda mengalami tanda di atas, maka segeralah hubungi dokter spesialis saraf untuk pemeriksaan lebih lanjut.

0 Komentar

Belum ada komentar