Sukses

Olahraga Ini Ampuh untuk Membakar Lemak

Selain diet, membakar lemak dengan berolahraga merupakan salah satu cara yang paling baik.

KlikDokter.com – Sudah melakukan diet serta olahraga, tapi berat badan tidak turun-turun juga? Mungkin Anda bisa mencoba latihan non-kardio. Jenis latihan ini mempunyai karakteristik utama yaitu berdurasi pendek dan memiliki intensitas tinggi, di mana kebutuhan tubuh akan oksigen melebihi pasokan oksigen yang tersedia.

Energi yang dibutuhkan tubuh pun didapat dari cadangan yang ada pada otot. Hal ini berbeda dengan latihan aerobik yang pemenuhan kebutuhan energinya tergantung pada proses pembakaran yang memerlukan oksigen.

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai latihan non-kardio, selengkapnya penjelasan di halaman berikutnya:

1 dari 2 halaman

Olahraga Ini Ampuh untuk Membakar Lemak

Nutrive Benecol

Apa itu latihan non-kardio?

Latihan non-kardio merangsang aktivitas otot-otot besar dengan intensitas tinggi, sehingga meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Latihan non-kardio membuat tubuh tidak mampu memasok cukup oksigen ke otot yang diperlukan dalam sintesis energi. Dalam kondisi itu, tubuh menghasilkan produk sampingan yang disebut asam laktat. Asam laktat menyebabkan kelelahan otot dan harus dihilangkan selama periode istirahat sebelum melakukan latihan fisik berikutnya.

Apa saja jenis-jenis latihan non-kardio?

1. Melompat

Lompat tali adalah latihan non-kardio yang efektif membakar timbunan kalori ekstra. Selain lompat tali, lompat jauh atau lompat tinggi juga merupakan latihan non-kardio yang mengombinasikan kecepatan, kekuatan, dan kelincahan.

2. Sprint (lari cepat)

Sprint merupakan contoh lain latihan non-kardio yang membantu menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh. Sebagai pemula, seseorang dapat melakukan sprint sejauh 50–100 m di jalur lapangan 400 m, yang disusul dengan berjalan cepat untuk menempuh sisa jarak.

3. Angkat beban

Angkat beban tidak hanya berfungsi menguatkan dan membesarkan otot, melainkan juga membantu menurunkan berat badan. Angkat beban berfokus pada dada, bahu, bisep, trisep, dan punggung.

4. Pull-up

Pull-up merupakan bentuk latihan di mana Anda harus mengangkat berat badan Anda sendiri. Latihan ini dikenal cukup sulit dilakukan. Pull-up terutama ditujukan untuk melatih kekuatan tubuh bagian atas dan membentuk massa otot.

Meskipun secara keseluruhan latihan non-kardio membakar kalori lebih sedikit dibanding latihan aerobik, latihan ini ideal untuk membangun kekuatan dan massa otot. Untuk mencapai taraf kesehatan maksimum, disarankan melakukan latihan non-kardio selama 10–20 menit sebanyak dua kali atau tiga kali seminggu (yang bisa diiringi dengan latihan aerobik).

0 Komentar

Belum ada komentar