Sukses

Melatih Disiplin Si Kecil dengan Berpuasa

Melatih Disiplin Si Kecil dengan Berpuasa. Walaupun belum wajib, mengenalkan puasa sejak dini dapat melatih Si Kecil agar lebih disiplin.

KlikDokter.com - Ketika lulus dari predikat batita, Si Kecil sudah lebih mandiri dan dapat mengekspresikan dirinya sendiri. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk lebih menerapkan disiplin – salah satunya adalah dengan berpuasa.

Telah banyak penelitian yang telah melaporkan berbagai manfaat puasa, di antaranya adalah memperlambat metabolisme tubuh sehingga menjadi lebih efisien, insulin dapat memasukkan glukosa ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi dengan lebih baik, menurunkan tingkat stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh, meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh, dan mencegah penuaan dini.

Selain bermanfaat bagi kesehatan, berpuasa di bulan Ramadan juga bermanfaat untuk melatih disiplin Si Kecil. Bagaimana caranya?

Berpuasa bagi Si Kecil yang belum akil balig bukan merupakan suatu kewajiban. Namun demikian, tidak ada salahnya mengajarkan puasa sejak dini kepada Si Kecil. Dengan mengikuti ibadah puasa di bulan Ramadan, Si Kecil  akan dididik untuk lebih disiplin dan menghargai waktu, beribadah, dan belajar kitab suci Alquran.

Selama bulan Ramadan, ajarkan Si Kecil bangun pagi untuk mengikuti sahur. Setelah itu, Bunda dapat mengikutsertakannya di dalam shalat subuh berjemaah dan bertadarus bersama keluarga. Setelah itu, barulah ia bersiap untuk berangkat ke sekolah untuk belajar. Mungkin pada awalnya memang berat  bagi Si Kecil untuk menyesuaikan diri dengan jadwal yang baru ini, namun dengan kesabaran dan konsistensi, Si Kecil akan dapat melakukannya.

Klik ‘next’ untuk membaca lanjutan artikelnya.

1 dari 2 halaman

Melatih Disiplin Si Kecil dengan Berpuasa

Morinaga Platinum

Si Kecil juga diajarkan untuk dapat disiplin menahan diri dari rasa lapar dan haus. Hal ini dapat mengajarkannya bahwa ia tidak bisa langsung mendapatkan sesuatu dan bermanja-manja, namun harus menunggu – segala sesuatu ada waktunya.

Namun demikian, canangkanlah kebiasaan latihan puasa untuk Si Kecil secara bertahap dan jangan memaksakan diri. Pada awalnya, ia dapat mulai berpuasa selama tiga hingga empat jam dahulu. Jika sudah terbiasa, baru tambahkan lama puasanya secara bertahap. Perhatikan dan awasi kesehatannya, jangan paksakan bila Si Kecil tidak kuat, meskipun teman sebayanya sudah mampu berpuasa lebih lama. Kemampuan dan ketahanan fisik setiap anak memang berbeda-beda.

Selama menunggu berbuka puasa, isilah acara ngabuburit dengan belajar mengaji. Supaya tidak bosan, Bunda dan Ayah  dapat mengajaknya belajar mengaji di masjid atau musala bersama dengan teman-teman sebayanya, niscaya Si Kecil akan lebih bersemangat.

0 Komentar

Belum ada komentar