Sukses

4 Penyakit di Rongga Mulut pada Usia Lanjut

Kurang menjaga kebersihan gigi bisa berimplikasi masuknya bakteri yang berujung pada banyak masalah kesehatan yang umum seperti jantung

Seiring dengan meningkatnya usia seseorang, maka meningkat pula risiko terjadinya penyakit pada usia lanjut.

Lanjut usia atau lansia memang identik dengan mudah terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering diabaikan di usia lanjut adalah penyakit gigi.

Mitos yang menyebutkan bahwa hilangnya gigi semakin banyak seiring dengan penuaan tidak benar, karena dengan perawatan yang baik gigi dapat bertahan selama mungkin di rongga mulut.

Penyakit di rongga mulut  pada usia lanjut dapat berakibat negatif terhadap kesehatan dan kualitas hidup para lansia secara keseluruhan.

Kurang menjaga kebersihan gigi bisa berimplikasi masuknya bakteri yang berujung pada banyak masalah kesehatan yang umum seperti jantung dan penyakit lainnya.

Berikut beberapa penyakit mulut dan gigi yang sering terjadi pada lansia... Silakan klik next untuk melanjutkan.

 

1 dari 2 halaman

4 Penyakit di Rongga Mulut pada Usia Lanjut

Berikut beberapa kondisi yang sering terjadi pada lansia:

  1. Kehilangan  gigi
    Penyebab hilangnya gigi pada lansia terjadi akibat karies dan penyakit periodontal, diabetes, dan kebiasaan merokok. Kehilangan gigi ini juga membuat berkurangan kualitas asupan nutrisi makanan yang diperlukan tubuh dari buah, sayur dan serat. Pastikan gigi yang hilang digantikan dengan gigi tiruan baik cekat maupun lepasan yang sesuai dengan kondisi dan harus terus selalu dijaga kebersihannya.

  2. Penyakit Gusi
    Disebabkan oleh penumpukan plak akibat kebersihan rongga mulut yang tidak baik yang bisa diperparah dengan kebiasaan merokok dan penyakit sistemik seperti diabetes maupun jantung. Radang gusi menyebabkan konsumsi diet lunak bertambah sehingga menurunkan aktifitas motorik jaringan mulut. Radang gusi merupakan penyebab utama hilangnya gigi pada lansia.

  3. Mulut kering
    Bahasa medisnya adalah Xerostomia, yaitu kondisi di mana jumlah saliva dalam mulut menurun. Penyebabnya karena penyakit usia lanjut, disfungsi kelenjar ludah, kebiasaan merokok, dan efek samping dari obat. Xerostomia dapat mengakibatkan kelainan pola makan, berkurangnya nutrisi, bicara jadi tidak jelas dan gigi rentan karies.

  4. Penyakit periodontal
    Ini adalah kondisi di mana penyakit gusi dibiarkan sehingga infeksi akan mejalar ke  jaringan penyangga gigi. Hal ini terjadi karena pada usia lanjut, kepadatan tulang berkurang dan terjadi penurunan kemampuan penyembuhan karena melambatnya proses metabolisme secara fisiologis.

Keempat penyakit ini adalah sebagian dari beberapa penyakit gigi yang dialami para lansia, mulailahmemperhatikan kesehatan gigi sejak dini dengan menyikat gigi secara teratur pada waktu yang tepat, kontrol teratur ke dokter gigi, makan makanan yang bergizi dan tidak merokok Pilihlah juga pasta gigi yang baik untuk kesehatan gigi, mengandung fluoride untuk membantu mencegah gigi berlubang, serta memiliki kandungan Microgranule yaitu butiran-butiran halus yang mampu membersihkan hingga ke sela-sela gigi dan Zinc-Citrate yang melindungi gigi dari bakteri dan plak hingga 24 jam.

Tentunya, Anda tak mau mengalami hal-hal ini ketika usia lanjut kan?

0 Komentar

Belum ada komentar