Sukses

Hati-Hati, Gangguan Psikologis Bisa Menyebabkan Gigi Sensitif

Apa saja gangguan psikologis yang bisa berdampak pada kesehatan gigi? Temukan jawabannya di sini!

Berbagai macam kondisi dapat menyebabkan gigi sensitif, seperti kebiasaan yang salah dalam menyikat gigi, pola makan, kebiasaan mengerat gigi atau yang disebut juga bruxism, serta penyakit pencernaan.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bila gangguan psikologis juga dapat memicu keadaan gigi sensitif.

Gangguan psikologi yang berhubungan dengan tercetusnya gigi sensitif adalah bulimia atau anoreksia. Kelainan ini biasanya ditemukan pada wanita dan dilatar belakangi keinginan untuk menguruskan atau mengatur berat badan.

Pada kondisi bulimia, penderita umumnya akan muntah berulang-ulang untuk mengeluarkan makanan. Nah, asam yang terkandung dalam muntahan ini akan menyebabkan proses erosi pada gigi. Jadi, semakin lama seseorang mengalami anoreksia atau bulimia, maka ia akan semakin berisiko mengalami erosi gigi (yang berujung pada kondisi gigi sensitif).

Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena dampaknya bukan hanya pada gigi, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Untuk gigi yang mengalami erosi, baik yang dikarenakan oleh gangguan psikologis atau penyebab lain yang menimbulkan sensasi rasa ngilu, maka dapat menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif yang tidak hanya mengurangi rasa ngilu, tetapi juga membantu menyelesaikan masalah sampai ke akarnya.

Pilihlah pasta gigi dengan kandungan HAP mineral dan potassium citrate yang dapat mengurangi rasa ngilu dalam 30 detik, serta dapat masuk ke saluran dentin yang terbuka sehingga membantu mencegah rasa ngilu mencapai saraf gigi.

0 Komentar

Belum ada komentar