Sukses

Sejauh Mana Suplemen Penambah Darah Untuk Mengatasi Anemia?

Sejauh Mana Suplemen Penambah Darah Untuk Mengatasi Anemia? Suplemen penambah darah kerap dijadikan solusi untuk masalah anemia, berikut info selengkapnya bersama dr. Anita Amalia Sari di sini.

KlikDokter.com - Suplemen penambah darah yang mengandung zat besi, asam folat maupun vitamin B12 dan mikronutrien lainnya memang dapat membantu mengatasi anemia. Tidak hanya membantu mengatasi namun suplemen penambah darah juga dapat mencegah anemia.

Namun, pada kenyataannya tidak semua anemia dapat diatasi hanya dengan penambahan suplementasi vitamin-vitamin tersebut. Suplemen penambah darah akan memberikan manfaat yang besar untuk mengatasi anemia yang disebabkan oleh gangguan nutrisi seperti defisiensi zat besi, asam folat maupun vitamin B12.

Penanganan anemia bergantung dari jenis, penyebab dan keparahan anemia. Penanganan mencakup perubahan diet, pemberian suplemen, pengobatan hingga tindakan seperti operasi. Pada kasus-kasus anemia yang disebabkan oleh penyakit kronis, tentunya sangatlah penting untuk mencari penyakit yang mendasari. Contoh : anemia disebabkan oleh adanya luka di lambung maka perlu diobati luka di lambung terlebih dahulu. Disini suplemen hanya sebagai terapi tambahan saja. Pada kasus anemia yang disebabkan oleh kelainan genetik seperti anemia sel sabit atau talasemia membutuhkan transfusi darah atau dapat juga dipikirkan untuk tindakan operasi.

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen penambah darah, disarankan untuk sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, karena kelebihan vitamin-vitamin tersebut seperti zat besi di dalam tubuh juga tidak berefek baik. Suplemen penambah darah sebaiknya digunakan pada individu yang memang mengalami anemia.

Klik ‘next’ untuk membaca lanjutannya...

1 dari 2 halaman

Sejauh Mana Suplemen Penambah Darah Untuk Mengatasi Anemia?

Sakatonik Liver

Suplemen penambah darah yang sering digunakan adalah suplemen zat besi untuk mengatasi anemia defisiensi zat besi. Suplemen zat besi merupakan cara terbaik untuk mengembalikan kadar zat besi di dalam tubuh seseorang yang mengalami kekurangan zat besi. Namun demikian, suplemen zat besi tidak dapat mengatasi anemia yang bukan disebabkan oleh kekurangan zat besi.

Penggunaan suplemen zat besi sebaiknya berada di bawah pengawasan dokter. Penggunaan berlebih dapat menyebabkan penumpukan zat besi di dalam darah yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti gangguan pada jantung dan lain sebagainya.

Terdapat dua bentuk suplemen zat besi yaitu ferrous dan ferris. Zat besi ferrous lebih mudah diserap dan merupakan pilihan suplemen zat besi dalam bentuk tablet. Terdapat tiga jenis Ferrous yaotu: ferrous fumarate, ferrous sulfat dan ferrous glukonat. Biasanya satu tablet suplemen zat besi mengandung 325 mg zat besi.

Pada anemia akibat defisiensi zat besi, suplemen penambah darah tetap diberikan hingga 6 bulan meskipun anemia sudah kembali normal. Selain itu, selama pengobatan perlu dilakukan pemeriksaan darah (hemoglobin, kadar zat besi dalam darah) untuk memonitor kadar zat besi di dalam tubuh.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

0 Komentar

Belum ada komentar