Sukses

Cegah Anak Kurang Gizi dengan Memberikan MPASI yang Tepat

Pemberian MPASI yang tidak sesuai rekomendasi dapat mengakibatkan anak kekurangan nutrisi. Bagaimana cara untuk mencegahnya?

KlikDokter.com - Peralihan dari ASI eksklusif menuju makanan keluarga disebut sebagai masa Makanan Pendamping ASI (MPASI) atau complimentary feeding. Periode ini berlangsung mulai dari usia 6 bulan hingga 18-24 bulan.

Biasanya, pada masa ini anak rentan mengalami defisiensi nutrisi. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa dua di antara lima anak pada negara dengan penghasilan rendah menderita malnutrisi karena praktik pemberian MPASI yang tidak memadai.  

Sesuai dengan rekomendasi dari WHO, MPASI sebaiknya diberikan 2-3 kali dalam sehari pada usia 6-8 bulan, meningkat menjadi 3-4 kali dalam sehari pada usia 9-11 bulan, dan pada usia 12-24 bulan bisa ditambahkan camilan bernutrisi sebanyak 1-2 kali dalam sehari. Pada bayi yang mendapat ASI, kebutuhan kalori yang dibutuhkan dari MPASI adalah:

  • Pada usia 6-8 bulan sebanyak 200 kcal per hari
  • Pada usia 9-11 bulan sebanyak 300 kcal per hari
  • Pada usia 12-23 bulan sebanyak 550 cal per hari

Variasi dari MPASI sangat dibutuhkan untuk menjaga kebutuhan nutrisi anak. Sumber-sumber zat gizi yang penting untuk diberikan adalah seng, vitamin B6, zat besi serta pada beberapa populasi masyarakat bisa ditambahkan juga riboflavin, niacin, thiamin, kalsium, vitamin A, folat serta vitamin C.

Berikut adalah beberapa anjuran nutrisi yang dapat Anda terapkan, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Cegah Anak Kurang Gizi dengan Memberikan MPASI yang Tepat

Bayi Sehat Milna

Berikut adalah beberapa anjuran nutrisi yang dapat Anda terapkan:

  • Mikronutrisi

Pertumbuhan anak pada dua tahun pertama kehidupan terjadi sangat cepat, maka nutrisi yang dibutuhkan pun sangat tinggi. ASI dapat menjadi sumber nutrisi penting untuk berbagai protein dan vitamin, namun ASI mengandung mineral yang rendah. Makanan yang dianjurkan untuk diberikan sebagai MPASI termasuk daging merah, ikan, daging unggas, dan telur. Produk susu seperti keju juga dapat diberikan karena mengandung sumber kalsium. Disarankan juga untuk memberikan sayur dan buah yang tinggi akan kandungan vitamin A, seperti brokoli, kentang, wortel, pisang, serta apel.

  • Lemak

Lemak merupakan sumber makanan yang penting untuk anak, karena menyediakan kebutuhan asam lemak esensial yang membantu penyerapan vitamin larut lemak serta dapat menambah energi. ASI merupakan sumber lemak yang tinggi, begitu juga minyak zaitun atau kacang-kacangan.

  • Minuman Bernutrisi Rendah

Teh dan kopi dapat mempengaruhi penyerapan zat besi yang sangat dibutuhkan oleh anak, sehingga sangat tidak dianjurkan untuk diberikan. Begitu pula dengan minuman yang memiliki kandungan gula tinggi seperti soda. Perlu diperhatikan juga untuk tidak memberikan jus dalam porsi terlalu banyak, karena akan mempengaruhi nafsu makan anak.

Sedangkan, pemberian MPASI yang tidak sesuai rekomendasi dapat mengakibatkan anak kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi inilah yang akan mempermudah terjadinya penyakit ringan hingga fatal. Efek jangka panjangnya pun bisa terus berdampak sepanjang hidup anak, mulai dari kemampuan belajar yang kurang, produktivitas rendah, hingga gangguan intelektual dan perkembangan sosial. Oleh karena itu, cegahlah dengan memberikan MPASI yang tepat dan sesuai rekomendasi! 

0 Komentar

Belum ada komentar