Sukses

Fakta Mitos Seputar Hidung

Benarkah dengan menjepit, hidung bisa mancung? Benarkah salah mengupil bisa menyebabkan kematian? Singkap fakta sebenarnya disini bersama dr. Yadita Wira Pasra, Sp. THT.

Afrin Semprot Hidung

KlikDokter.com – Tidak sedikit fakta mitos seputar kesehatan hidung telah berkembang di masyarakat. Simak salah satu diantaranya pertanyaan yang umum mengemuka, “benarkah hidung bisa lebih mancung jika dijepit?”

Apa jawaban fakta medis sebenarnya? Berikut penjelasannya.

1.Benarkah Hidung Bisa Lebih Mancung Jika Dijepit?

Jawabannya: MITOS.

Jepit hidung dengan jepit jemuran supaya mancung? Hidung merupakan bagian paling menonjol dari wajah, terletak di tengah, dan merupakan area di bagian wajah yang paling rentan terkena trauma. Hidung disangga oleh tulang, beberapa tulang rawan dan jaringan lunak. Yang perlu diperhatikan adalah, selain harmonisasi bentuk hidung dan wajah agar terlihat cantik, mancung, proporsional, harus juga diperhatikan bahwa penyangga ini  mempengaruhi fungsi rongga hidung itu sendiri. Terkadang orang menginginkan hidung mancung, lancip, seperti di gambar, tapi penting untuk diperhatikan fungsi hidung normalnya. Terlihat bagus dari luar, belum tentu menggambarkan fungsi di dalamnya. Hidung yang terlihat besar dari luar, belum tentu menyerap oksigen lebih banyak dari orang normal. 

Terkadang bentukan tulang rawan ini mengalami penyatuan bentuk yang tidak sempurna sehingga menimbulkan bentuk rongga hidung yang sempit, sehingga menimbulkan keluhan hidung tersumbat yang terus menerus. Bukan hanya itu terkadang sangking bengkoknya, dapat terlihat dari bagian luar hidung. Namun harus disadari bahwa bengkok pada tulang hidung tidak bisa dilakukan dengan obat-obatan mauapun menjepitkan jepit jemuran pada hidung.

2. Mengupil dapat menimbulkan kebutaan bahkan kematian?

Jawabannya: FAKTA.

Aliran pembuluh darah balik yang tidak memiliki katup pada bagian wajah, juga memiliki arti klinis penting. Infeksi yang terjadi pada bagian atas bibir maupun hidung dapat dialirkan melalui pembuluh darah ini kearea mata dan menyebabkan kebutaan. Bahkan dalam kasus yang lebih berat thrombosis yang terjadi dapat menyebabkan sumbatan serius pada anyaman pembuluh darah balik di dasar otak yang dapat menimbulkan koma hingga kematian. Contohnya bisul, infeksi berat pada kulit.

Jadi tidak dianjurkan untuk memencet jerawat atau bisul pada bagian hidung atau atas bibir terutama pada orang-orang yang memiliki sistem imun yang lemah (kencing manis, geriatri, dll).

3.Bisakah Ada Bisul di Dalam Hidung? Jawaban selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 dari 2 halaman

Fakta Mitos Seputar Hidung

Afrin Semprot Hidung

3.Bisakah Ada Bisul di Dalam Hidung? 

Jawabnya: FAKTA & BISA TERJADI

Rongga hidung dibagi menjadi 2 bagian oleh septum nasi dibagian tengah, biasanya pembagian ini menciptakan luas ruang yang tidak sama. Di dalam setiap sisi, terbagi area vestibulum dan rongga hidung. Perbedaan kedua bagian ini adalah pada area vestibulum di dapatkan lapisan kulit yang masih memiliki folikel rambut dan kelenjar sebaseus, seperti kulit lain di bagian luar.

Di bagian inilah biasanya terdapat bisul atau jerawat pada hidung. Mengupil pun dapat menyebabkan lecet pada bagian  ini, sehingga menimbulkan penumpukan hasil kelenjar yang menyebabkan terjadinya jerawat. Jadi, jangan sembarangan mengupil!

4.Berbahayakah Mimisan?

Jawabnya: BISA

Pembuluh darah yang menyediakan aliran untuk hidung merupakan cabang dari pembuluh darah karotis, sehingga perdarahan hebat dapat terjadi pada trauma maupun pada saat terjadi perdarahan hidung akibat penyakit lain.

Mimisan dapat terjadi karena rembesan hingga pecahnya pembuluh darah di hidung. Pada perdarahan hebat, yang terjadi pada tumor rongga hidung, ataupun pecahnya pembuluh darah karena penyakit darah tinggi, kadang diperlukan tindakan hingga mengikat cabang arteri besar di daerah leher.

5.Apakah Setiap Orang Punya Sinus?

Jawabnya: PASTI

Rongga hidung diisi beberapa struktur penting yang berperan pada fungsi hidung:

  1. Konka
  2. Ostium Sinus
  3. Kelenjar nasolacrimal

Ada salah pemahaman disini. Ada istilah sinus, dan ada istilah sinusitis. Keduanya bermakna berbeda.

Sinus             : nama organ di area hidung

Sinusitis        : nama penyakit di area organ sinus

Sinus merupakan perluasan dari hidung ke bagian tengorak, dimana aliran sinus akan menuju ke rongga hidung melalui pintu sinus. Tentu saja semua manusia memilii sinus, terdapat 4 pasang sinus di kepala kita:

  1. maksila (pipi)
  2. ethhmoid (+ setinggi mata)
  3. frontal (+ sejajar alis)
  4. sphenoid.

Masing-masing rongga sinus memiliki bentuk, ukuran, serta proses perkembangan yang berbeda. Sinusitis terjadi akibat peradangan pada rongga sinus, baik akut maupun kronik. Pengobatan yang serius diperlukan, karena BERDASARKAN LETAK dan hubungan anatominya, sinusitis dapat menyabakan kebutaan, hingga infeksi otak. Masalah sinusitis ini,  akan dibahas di topik yang akan datang.

6. Air Mata Bisa Keluar Lewat Hidung

Jawabnya: FAKTA

Saluran air mata memiliki hubungan dengan hidung, sehingga produksi air mata akan menyebabkan hidung berair dan hidung mampet akan menyebabkan mata berair.. jadi yang mana yang harus diobati? Tergantung penyebabnya, sebaiknya anda periksakan ke dokter ketika anda mengalami gejala yang berkepanjangan. 

MWB L.ID.CC.05.2015.0457

3 Komentar

  • aynil

    dok, kalo bahas soal mancungin hidung secara alami misalnya pijat hidung, yoga hidung, cubit hidung, dan sebagainya itu fakta atau mitos ?

  • Ham Dani

    Saya mau tanya dok. Kalau sering mimisan dan dibawah lubang hidung hitam, saya kurang Percaya diri jumpa sama orang. Itu obatnya apa tu dok.

  • Dahlia Keisya

    Bagaimana cara pengobatan rhinitis alergi.. Sy sdh berobat dan saat obat habis kambuh lg flu n bersin2nya.. Dan telinga pun berdengung...