Sukses

Mencuci Tangan, Menyelamatkan Nyawa

Tangan, sebagai salah satu tumpuan aktivitas manusia, sering kali terpapar oleh berbagai benda atau area yang mengandung banyak kuman. Inilah alasan mengapa mencuci tangan sangat penting untuk kesehatan.

KlikDokter.com - Penyakit infeksi adalah penyakit yang ditularkan melalui perantara kuman. Penyakit infeksi yang beredar di komunitas masih menjadi perhatian utama di Indonesia. Sayangnya, diperkirakan kejadian penyakit infeksi akan terus meningkat di tahun-tahun yang akan datang.

Penyakit infeksi bukanlah penyakit yang dapat dipandang sebelah mata. Meskipun tren mulai bergeser ke arah penyakit degeneratif (penyakit yang berhubungan dengan penuaan), penyakit infeksi tetap mampu memberikan akibat yang fatal, bahkan hingga terjadinya kematian. Antara tahun 1980 dan 1992 silam, kematian akibat penyakit infeksi meningkat sebesar 22% di Amerika Serikat dan saat itu menjadi penyebab kematian ketiga terbanyak di negara tersebut. Di Indonesia, berdasarkan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2007, penyakit infeksi menjadi penyebab kematian kedua terbanyak dengan proporsi kematian sebesar 7,5%.

Kebersihan menjadi salah satu faktor yang signifikan terkait tingginya kejadian penyakit infeksi, khususnya di Indonesia. Oleh sebab itu, promosi dan edukasi terkait hubungan antara kebersihan dan kesehatan harus digaungkan ke seluruh pelosok negeri. Edukasi terutama ditargetkan pada masyarakat yang tidak berkesempatan mengenyam cukup pendidikan. Salah satu pelajaran yang cukup penting yaitu menyadari bahwa pendekatan tradisional dan sederhana seperti mencuci tangan diketahui dapat menurunkan risiko terjangkit penyakit infeksi.

Mencuci tangan berperan menurunkan risiko penyakit infeksi. Halaman berikut selengkapnya:

1 dari 2 halaman

Mencuci Tangan, Menyelamatkan Nyawa

Lifebuoy Clini Shield

Seperti yang telah disebutkan, penyakit infeksi bermula dari penularan kuman. Tangan, sebagai salah satu tumpuan aktivitas manusia sering kali terpapar oleh berbagai benda atau area yang mengandung banyak kuman. Selain itu, beberapa pintu masuk kuman ke tubuh (seperti mata, mulut, hidung) acapkali disentuh oleh tangan secara disadari maupun tidak. Oleh sebab itu, meyakinkan komunitas untuk mencuci tangan dengan sabun dengan teknik dan waktu yang tepat dipercaya dapat menurunkan penyebaran kuman-kuman penyebab penyakit. Pada akhirnya, kejadian beberapa bentuk penyakit infeksi yang dapat berakibat fatal dapat dihindari.

Salah satu contohnya adalah infeksi saluran cerna. Dari sebuah laporan disebutkan bahwa beberapa faktor yang terkait dengan infeksi tersebut adalah penggunaan bahan makanan yang terkontaminasi, kontak antara makanan mentah dan makanan yang telah dimasak, serta kebersihan tangan pengolah makanan yang buruk. Hasil penelitian Mead et al tahun 1991 menyebutkan bahwa di Amerika Serikat terjadi 76 juta penyakit infeksi saluran cerna, 500.000 perawatan di rumah sakit, dan 9000 kematian setiap tahunnya. Kuman yang paling sering ditemukan adalah E. coli dan Campylobacter (penyebab penyakit diare) serta Salmonella (penyebab demam tifoid). Berdasarkan Riskesdas tahun 2007, diare menjadi penyebab kematian ke-3 terbanyak pada  penyakit menular di Indonesia. 

Begitu pula dengan penyakit infeksi saluran pernafasan. Hampir 80% infeksi pernafasan bagian atas disebabkan oleh rhinovirus (penyebab infeksi hidung yang sering ditemui sehari-hari yaitu common cold), coronavirus, parainfluenza virus, dll. Common cold (di Indonesia disebut flu) secara umum bersifat ringan dan dapat sembuh sendiri. Namun, bila terhadap infeksi sekunder (tambahan infeksi oleh bakteri) maka dapat terjadi komplikasi yang fatal termasuk pneumonia. Pneumonia memiliki risiko kematian yang tinggi, khususnya pada orang lanjut usia.

Kuman penyebab infeksi saluran nafas utamanya menyebar lewat udara, namun berbagai data mengindikasikan peran penularan kuman juga terjadi lewat tangan dan berbagai permukaan. Salah satunya dalam penelitian selama kejadian SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) di Hong Kong, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa kebersihan tangan dapat mengurangi penyebaran infeksi ini.

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menyatakan bahwa mencuci tangan secara rutin, terutama setelah aktivitas tertentu, adalah salah satu cara terbaik untuk menghilangkan kuman, menghindari terjangkit penyakit, dan mencegah diri menyebarkan kuman bagi orang lain. Untuk mengoptimalkan manfaat kesehatan yang didapatkan, tentunya kebersihan tangan juga harus dapat disertai dengan berbagai aspek kebersihan lainnya. Dengan mampu menjaga kesehatan dari penyakit infeksi tentunya bermanfaat untuk menjaga produktivitas, mengurangi biaya kesehatan, dan menghindarkan diri dari komplikasi fatal penyakit infeksi.

0 Komentar

Belum ada komentar