Sukses

Nyeri Telinga Ketika Naik Pesawat

Mengapa nyeri telinga terjadi ketika naik pesawat? Apa yang harus dilakukan untuk meredakan keluhan tersebut? Baca selengkapnya di sini.

Afrin Semprot Hidung

KlikDokter.com - Mungkin sebagian dari Anda pernah mengalami nyeri telinga ketika naik pesawat terbang. Hal tersebut tentunya membuat tidak nyaman dan mengganggu perjalanan Anda. Nyeri pada telinga umumnya dialami ketika pesawat akan lepas landas atau mendarat. Hal tersebut terjadi karena perubahan ketinggian yang mendadak mengakibatkan perubahan tekanan udara secara tiba-tiba.

Perbedaan yang signifikan antara tekanan di telinga tengah dengan lingkungan luar menyebabkan gangguan pada fungsi gendang telinga dan tuba eustachius. Tuba eustachius adalah saluran yang menghubungkan antara telinga tengah dengan rongga hidung. Saluran ini berfungsi untuk mengatur tekanan udara antara telinga tengah dengan dunia luar. Namun perbedaan ketinggian yang mendadak ketika take off dan landing menyebabkan tuba terlambat bereaksi.

Nyeri telinga karena perbedaan tekanan udara ini dinamakan barotrauma, barotitis media, atau aerotitis media. Barotrauma dapat terjadi pada satu maupun kedua telinga. Gejala yang dirasakan antara lain adalah rasa tidak nyaman atau nyeri pada telinga, telinga terasa penuh, dan pendengaran terganggu.

Selain naik pesawat, barotrauma juga dapat disebabkan oleh menyelam, ruangan oksigen hiperbarik, dan ledakan bom. Selain itu, barotrauma ringan juga dapat Anda alami saat naik lift di gedung yang tinggi atau mendaki gunung.

Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang semakin rentan mengalami nyeri telinga saat naik pesawat, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Nyeri Telinga Ketika Naik Pesawat

Afrin Semprot Hidung

Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang semakin rentan mengalami nyeri telinga saat naik pesawat, yaitu mereka yang memiliki:

  • Tuba eustachius yang kecil, misalnya pada bayi dan anak.

  • Flu/common cold.

  • Sinusitis.

  • Rinitis alergi.

  • Infeksi telinga tengah.

Berikut ini adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau meredakan keluhan akibat barotrauma saat pesawat lepas landas dan mendarat:

  • Menguap atau menelan. Anda dapat mengonsumsi permen untuk membantu.

  • Lakukan manuver valsava dengan meniupkan napas dengan keras sementara Anda menutup mulut dan hidung. Ulangi beberapa kali.

  • Usahakan agar Anda jangan tertidur saat pesawat lepas landas dan mendarat.

  • Jika tidak terlalu mendesak, pertimbangkan ulang jika Anda akan melakukan perjalanan dengan pesawat ketika sedang mengalami flu, sinusitis, atau infeksi telinga.

  • Gunakan semprotan atau tetes hidung yang mengandung dekongestan 30 sampai 60 menit sebelum pesawat lepas landas dan mendarat.

  • Minumlah obat alergi satu jam sebelum pesawat lepas landas, jika Anda memiliki alergi yang mungkin dapat kambuh selama perjalanan.

Pada umumnya barotrauma tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun demikian, jika Anda mengalami nyeri telinga yang hebat ataupun lama, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi kepada dokter. 

1 Komentar

  • Teguh Djunaedi

    Apa pernah ada yg pecah gendang telinga karena naik pesawat selama take off atau landing dan akibatnya apa terjadi pendarahan parah