Sukses

Kulit Kesat = Kulit Bersih Setelah Mandi?

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan ‘kesat’? Apakah benar bila kulit terasa kesat berarti kulit telah betul-betul bersih dan sehat?

KlikDokter.com - Kulit perlu dijaga tetap bersih agar senantiasa sehat. Untuk itu, mandi merupakan suatu kegiatan yang tidak boleh diabaikan untuk menjaga kesehatan kulit. Terlebih bagi kita yang tinggal di daerah tropis yang cenderung panas. Kulit mudah berkeringat dan kotor sehingga mandi harus dilakukan secara rutin dan teratur.

Mandi merupakan kegiatan yang menyegarkan. Tubuh juga menjadi nyaman karena terasa bersih. Agar kulit bersih, kegiatan mandi tidak hanya mengandalkan air namun juga sabun. Bahkan mandi sering kali dianggap sempurna jika kulit terasa kesat setelah disabuni, di mana seluruh kotoran, minyak, dan keringat yang membuat tubuh terasa lengket berhasil diangkat dengan sempurna oleh sabun. Apakah hal itu benar?

Memang tujuan untuk mandi adalah agar kulit menjadi bersih. Namun, kulit yang bersih tidak ditandai dengan kulit yang kesat.

Ketika Anda merasa bahwa kulit terasa kesat setelah mandi, maka sebenarnya, lapisan minyak alami kulit yang berfungsi menjaga kelembapan kulit telah hilang terkikis oleh sabun. Sama halnya ketika cairan sabun pencuci piring membersihkan piring kotor. Namun sayangnya, dengan hilangnya lapisan minyak alami ini, maka kandungan air yang terikat di lapisan terluar kulit atau epidermis yang dilindungi oleh lapisan minyak alami kulit juga ikut terkikis secara paksa. Hal inilah yang mendasari rasa kesat setelah kulit disabuni, yang artinya bukan hanya kotoran saja yang terangkat, namun juga kandungan air dalam kulit. Bila hal ini dibiarkan terjadi terus-menerus, lapisan protein yang terluar akan terus terkikis dan kulit akan menjadi kering, terasa kencang, dan pada kondisi terparah akan terlihat pecah-pecah dan terasa gatal.

Jadi, rasa kesat setelah mandi memang dapat diartikan kulit yang bersih. Tapi belum tentu kulit sehat!

Hal ini tidak perlu terjadi. Dua hal penting yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya kulit kesat setelah mandi, yaitu selengkapnya di halaman berikutnya:

1 dari 2 halaman

Kulit Kesat = Kulit Bersih Setelah Mandi?

Hal ini tidak perlu terjadi. Dua hal penting yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya kulit kesat setelah mandi, yaitu:

  • Menerapkan frekuensi mandi yang tepat dan pemilihan sabun yang baik dan benar. Jangan terlalu jarang mandi karena dapat mengganggu kesehatan kulit. Namun, jangan juga terlalu sering mandi karena dapat membuat lapisan minyak alami kulit menjadi terganggu.
  • Pilihlah sabun dengan jenis dan kandungan pelembap yang baik. Dengan demikian, ketika Anda mandi, selain kotoran kulit terangkat dan menjadi bersih, kelembapan alami kulit juga tetap terjaga dan kulit terhindar dari masalah selanjutnya. 

0 Komentar

Belum ada komentar