Sukses

5 Cara Agar Anak Tidak Takut Jarum Suntik

Tak jarang anak menangis karena ketakutannya pada jarum suntik. Ini memang merepotkan, mengingat beberapa jenis imunisasi masih mengandalkan suntikan. Bagaimana cara untuk mengatasinya?

KlikDokter.com – Pengalaman pertama anak dengan jarum suntik biasanya membuahkan trauma. Mereka menjadi takut terhadap jarum suntik, sehingga mereka akan menangis dan menolak bila Anda mengajaknya ke dokter dan disuntik untuk kesekian kalinya.

Memang, Anda tidak sepenuhnya dapat menghilangkan ketakutan anak, namun Anda tetap dapat mencoba mengurangi dan mengatasinya. Berikut adalah 5 cara yang bisa Anda lakukan:

1. Menjelaskan Pentingnya Suntikan

Bicaralah dengan anak mengenai pentingnya vaksinasi. Selain itu, berikan ia pemahaman bahwa tindak pengobatan lewat suntikan tentu bukan bertujuan untuk menyakiti atau menakut-nakuti. Katakan jika rasa sakit yang akan dirasakan selama beberapa detik itu bisa membuat anak kuat dan sehat, serta jelaskan mengenai hal-hal yang tidak bisa ia dapatkan ketika sakit (misalnya, jauh dari teman-teman sekelasnya).

2. Menjadi Panutan

Jika memungkinkan, ajaklah anak ketika Anda hendak mendapatkan vaksin dan biarkan anak melihat Anda disuntik. Tunjukkan wajah tenang tanpa takut, walau Anda sebenarnya merasa gugup. Yang penting, jangan berbohong pada anak kalau suntikan tidak menimbulkan nyeri. Katakan bahwa suntikan memang akan membuat sakit selama beberapa detik, namun itu perlu dilakukan supaya anak tetap sehat.

Berikut beberapa cara lainnya untuk membantu anak tidak takut pada jarum suntik lainnya, di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

5 Cara Agar Anak Tidak Takut Jarum Suntik

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

3. Meminta Krim Anestesi Topikal

Jika anak benar-benar merasa ketakutan dengan rasa sakit, Anda bisa meminta dokter untuk memberikan anestesi topikal atau krim yang dapat membuat mati rasa. Krim ini diaplikasikan sejam sebelum anak disuntik dan mampu menyerap ke dalam kulit, sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

4. Jurus Batuk-batuk

Alihkan fokus anak pada benda yang ada di ruangan. Cari poster atau lukisan yang menurut Anda menarik di dinding, misalnya ada gambar pemandangan kemudian Anda bisa mengajak anak untuk menghitung jumlah pohon atau binatang di gambar tersebut. Direkomendasikan juga metode batuk, di mana anak bisa diminta batuk sebelum dan saat disuntik. Batuk saat disuntik dapat memberikan distraksi dan merangsang peningkatan tekanan darah yang menghambat persepsi nyeri.

5. Memuji dan Membesarkan Hati

Usai disuntik, berikan anak pujian bahwa ia adalah anak yang pemberani. Mungkin Anda juga bisa memberikan makanan yang disukai anak sebagai ‘hadiah’, atau mengajaknya jalan ke tempat-tempat yang belum pernah ia kunjungi.  

0 Komentar

Belum ada komentar