Sukses

Apakah Memutihkan gigi Berisiko Bagi Gigi Sensitif?

Jika memang benar membuat gigi menjadi lebih mudah ngilu, dengan demikian apakah memutihkan gigi sebaiknya tidak disarankan?

Gigi ngilu atau gigi sensitif yang dalam Bahasa medisnya disebut hipersensitif dentin banyak dialami oleh orang dewasa.

Faktor penyebab terjadinya gigi sensitif adalah terbukanya bagian gigi, yaitu tubuli dentin yang berdekatan dengan serabut saraf gigi, sehingga apabila ada rangsangan yang mengenai tubuli dentin maka akan menimbulkan reaksi terhadap saraf gigi berupa rasa ngilu.

Rangsangan yang memicu rasa ngilu pada gigi sensitif bisa berupa makanan dan minuman yang dingin, panas, asam dan manis, lalu akan timbul ngilu sesaat dengan intensitas ngilu ringan sampai ngilu yang cukup menusuk.

Pertanyaan dari artikel ini, apakah memiliki gigi sensitif berarti tidak boleh melakukan pemutihan gigi? Halaman berikut penjelasannya.

1 dari 2 halaman

Bolehkah Memutihkan Gigi?

Boleh, namun harus disesuaikan dengan kondisi gigi geligi Anda sendiri. Setinggi apa sensitivitasnya dan apakah Anda mampu mengatasi rasa sakit ketika proses berjalan. Meskipun akan muncul ketidaknyamanan saat proses berlangsung tetapi rasa sakit ini akan hilang beberapa saat kemudian. Tidak ada kerusakan permanen yang timbul akibat proses pemutihan gigi.

Sekarang ini banyak cara lebih mudah yang bisa dilakukan untuk memutihkan gigi namun Anda harus tetap berhati-hati dengan segala kemudahan tersebut. Konsultasikan dengan dokter gigi bila ingin mendapat kenyamanan dan keamanan saat proses pemutihan dilangsungkan.

Dokter gigi memegang peranan penting dalam penggunaan bahan pemutih yang aman, mendiagnosa kondisi gigi geligi dan menelusuri penyebab (etiologi) perubahan warna, menentukan metode perawatan yang akan dikerjakan, menetapkan macam dan jumlah bahan pemutih yang dipakai, menuntun dan memantau penderita selama perawatan pemutihan di rumah, menilai efektivitas perawatan dan merawatnya bila ada efek samping. 

0 Komentar

Belum ada komentar