Sukses

Mengapa Angka Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan Masih Tinggi?

Angka kematian ibu hamil di Indonesia semakin meningkat setiap tahun. Upaya pemerintah yang telah dilakukan untuk menanggulanginya tidak juga membawa hasil yang baik. Mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut ulasan dr. Melyarna di sini.

KlikDokter.com - Menurunkan angka kematian ibu merupakan salah satu tujuan dari Millenium Development Goal (MDG). Namun kenyataannya saat ini Indonesia menghadapi kemunduran dalam mencapai tersebut.

Target MDGs Indonesia adalah menurunkan angka kematian setelah melahirkan menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup di akhir tahun 2015. Pada tahun 2012,Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan bahwa angka kematian ibu adalah 359 kematian per 100.000 kelahiran hidup, angka ini meningkat dari 220 kematian per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2010, menurut United Nations Population Fund (UNFPA).

infografis, angka, kematian, ibu, hamil

Secara global, sekitar 80 persen kematian ibu disebabkan komplikasi kehamilan, terutama disebabkan oleh pendarahan,infeksi,aborsi yang tidak aman, preeklampsia, dan eklampsia. Aborsi yang tidak aman menyumbang sebesar 13 persen kematian ibu di seluruh dunia dan 16 persen di wilayah Asia Tenggara yang memiliki undang-undang aborsi yang sangat ketat, termasuk Indonesia.

Pendarahan hebat dapat menyebabkan kematian dalam 10 menit, namun hal ini sebenarnya dapat dihindari jika ibu mendapat pemeriksaan teratur selama kehamilannya.Pemeriksaan selama kehamilan terlebih pada trimester ketiga kehamilan merupakan hal yang penting dilakukan untuk melihat ada tidaknya faktor risiko yang mengancam.

Namun, hasil survei mengenai penggunaan fasilitas layanan kesehatan untuk ibu memberikan hasil yang berlawanan. Hasil survei SDKI yang dilakukan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan penggunaan fasilitas layanan kesehatan untuk ibu yaitu sebesar 96 persen pada tahun 2012, naik dari angka 93 persen pada tahun 2007.

Bagaimana hal ini dapat terjadi? Halaman selanjutnya selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Penyebab Angka Kematian Ibu Melahirkan Masih Tinggi di Indonesia

Menurut penelitian sebuah NGO(Non-Governmental Organization), alasan terbesar penyebab tingginya angka kematian ibu adalah terbatasnya akses menuju fasilitas kesehatan. Sehingga, sebagai contohnya adalah pasien yang telah diketahui memiliki faktor risiko kehamilan yang tidak dapat lagi ditangani di layanan kesehatan primer dan harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lebih tinggi, akan kesulitan mendapat akses ke fasilitas kesehatan tersebut.

infografis, angka, kematian, ibu,

Dilain sisi, terdapat beberapa faktor yang melatarbelakangi bagaimana angka kematian ibu di Jawa lebih tinggi dibandingkan pulau lainnya di Indonesia, halaman berikut penjelasan selengkapnya.

2 dari 3 halaman

Beberapa alasan tingginya angka kematian ibu di Jawa dan kepulauan lainnya adalah:

  • Indonesia merupakan negara kepulauan                                                       
  • Masalah ekonomi politik

  • Ekonomi Pembangunan

  • Akses ke kota metropolitan seperti Jakarta 

penyebab, kematian, ibu, hamil

Dari sisi wanita itu sendiri faktor yang berperan penting bagi angka kematian ibu yang tinggi di Indonesia adalah:

  • Kehamilan di bawah umur

  • Kurangnya pendidikan reproduksi di sekolah

  • Kurangnya akses perempuan terhadap pengadilan

  • Kurangnya sistem transportasi yang baik

  • Kurangnya peran serta masyarakat

  • Waktu singkat jarak antara kehamilan

  • Kurangnya perawatan kesehatan prenatal

0 Komentar

Belum ada komentar