Sukses

Penyebab Perdarahan Pada Kehamilan Muda

Munculnya perdarahan di tengah menjalani masa kehamilan di usia awal adalah hal yang tidak diinginkan terjadi. Kenapa bisa terjadi? Berikut penjelasan dr. Alvin Nursalim.

KlikDokter.com - Proses kehamilan adalah waktu yang membawa banyak suka cita dalam keluarga. Proses kehamilan merupakan waktu dimana bayi berkembang. Tentunya bayangan memegang sesosok buah hati di dekapan selalu berada di pikiran sang ayah dan bunda.

Namun, selama sembilan bulan proses mengandung juga memiliki berbagai risiko, salah satunya adalah perdarahan selama proses kehamilan Masa pada kehamilan dibagi menjadi 3 periode, menggunakan istilah trimester (3 bulan).

Proses kehamilan yang paling rentan terhadap gangguan adalah trimester pertama kehamilan. Pada trimester awal (3 bulan pertama) seringkali muncul permasalahan dari kehamilan yang tidak normal. Permasalahan tersebut antara lain abortus, kehamilan ektopik, dan mola hidatidosa.

Berikut penjelasannya satu persatu:

1. Abortus

Abortus atau yang akrab disebut dengan keguguran adalah suatu keadaan dimana janin terancam untuk mati dan keluar dari kandungan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi sampai gangguan darah. Gejala awal yang umumnya diawali adalah nyeri perut yang disertai perdarahan pervaginam. Tidak semua kejadian abortus harus diakhiri. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai keadaan dimana janin masih dapat diselamatkan 

1 dari 2 halaman

Penyebab Perdarahan di Kehamilan

2. Kehamilan Anggur

Kehamilan anggur atau mola hidatidosa adalah suatu kehamilan semu yang berisi sel trofoblas. Pada kehamilan ini tidak ada janin yang tumbuh. Salah satu kekhawatiran pada  kehamilan anggur adalah kemungkinan terjadinya penyakit trofoblas ganas, dimana sel abnormal trofoblas tumbuh secara berlebihan. Karena itu, pada kehamilan anggur perlu dilakukan pemantauan kadar beta HCG secara berkala.

3. Kehamilan Ektopik

Sel telur seharusnya tertanam pada pada endometrium pada rahim, namun bisa saja sel telur yang sudah dibuahi tertanam pada bagian dai tuba falopi. Tuba falopi adalah sebuah bagian sempit berbentuk lorong yang merupakan jalan penghubung antara indung telur dan endometrium di rahim. Jika sel telur tertanam di tuba falopi, maka seiring pembesaran sel telur, maka tuba falopi dapat pecah dan menyebabkan perdarahan dan nyeri perut hebat. Karena itu, kehamilan pada tuba falopi lebih baik diakhiri sebelum terjadi gangguan yang mengancam nyawa.

0 Komentar

Belum ada komentar