Sukses

Jangan Berikan Minuman Berenergi untuk Anak-anak!

Sangat bahaya sekali akibatnya bagi anak-anak. Berikut ini penjelasan dr. Dina Kusumawardhani kenapa minuman berenergi bisa beracun untuk anak-anak.

KlikDokter.com – Anda mungkin sudah sering mendengar bahaya kesehatan dari minuman berenergi. Sebagian besar target pemasaran minuman berenergi adalah untuk orang dewasa dan remaja. Sebagian besar minuman berenergi tersebut tinggi kafein dan biasanya dikonsumsi untuk menghilangkan rasa kantuk dan membuat tubuh lebih segar.

Meskpun target pasarannya adalah dewasa dan remaja, pusat keracunan di Amerika Serikat melaporkan terdapat lebih dari 40% kasus keracunan dalam 3 tahun melibatkan anak-anak di bawah usia 6 tahun. Lebih dari setengahnya disebabkan oleh keracunan minuman berenergi.

Biasanya anak-anak menemukan minuman tersebut di dalam kulkas kemudian meminumnya. Gejala keracunan yang berbahaya berupa kejang dan gangguan jantung. Karena bahaya dari minuman berenergi, American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa sangat dianjurkan minuman berenergi TIDAK diberikan pada anak-anak.

Bahaya apa yang ditimbulkan minuman energi? Halaman berikut penjelasannya.

1 dari 2 halaman

Bahaya Kafein Pada Minuman Berenergi untuk Anak-anak

Beberapa minuman energi memiliki kandungan kafein lebih dari 400 mg. Sedangkan satu cangkir kopi biasa hanya mengandung 100-150 mg kafein. Keracunan akibat kafein dapat terjadi jika kadar kafein lebih dari 400 mg per hari pada orang dewasa dan lebih dari 100 mg per hari pada remaja. Untuk anak di bawah 12 tahun,  kadar kafein 2,5 mg per kg 10 kg berat badan.

Maka dari itu, sangat penting bagi para orangtua untuk mengawasi makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anaknya. Akan lebih baik jika minuman berenergi tersebut membuat peringatan pada kemasannya agar tidak dikonsumsi untuk anak di bawah usia 12 tahun.

0 Komentar

Belum ada komentar