Sukses

Menjulurkan Lidah, Gigi Bisa Tonggos?

Siapa yang memiliki kebiasaan menjulurkan lidah atau tongue thrusting? Tidak banyak yang mengetahui bahwa perilaku tersebut dapat mempengaruhi gigi, misalnya gigi depan atas yang bisa menjorok ke depan. Mengapa bisa demikian? Berikut penjelasannya:

Klikdokter.com -Siapa yang memiliki kebiasaan menjulurkan lidah atau tongue thrusting? Tidak banyak yang mengetahui bahwa perilaku tersebut dapat mempengaruhi gigi, misalnya gigi depan atas yang bisa menjorok ke depan. Mengapa bisa demikian? Berikut penjelasannya:

Kebiasaan tongue thrusting, yaitu suatu kebiasaan menjulurkan lidah ke depan dan menekan gigi-gigi seri pada waktu istirahat, selama berbicara atau menelan. Adanya kebiasaan menjulurkan lidah ke depan ini memungkinkan terjadinya ketidakseimbangan otot-otot di sekitar lengkung gigi dan otot-otot mulut, sehingga dapat mempengaruhi posisi gigi. Gigi depan atas akan menjorok ke depan dan terjadi gigitan terbuka. Dan apabila menekan lidah ke pipi sambil menggigitnya maka dapat menyebabkan gigi belakang menjadi miring ke arah dalam.

Dari teori keseimbangan, tekanan lidah yang ringan tetapi berlangsung lama pada gigi dapat menyebabkan adanya perubahan letak gigi dan menghasilkan efek yang nyata. Dorongan lidah yang hanya sebentar tidak akan menghasilkan perubahan pada letak gigi. Tekanan lidah pada penelanan yang tidak benar hanya berlangsung kira-kira 1 detik. Penelanan secara ini hanya terjadi kurang lebih 800 kali pada saat seseorang terjaga dan hanya sedikit pada waktu tidur sehingga sehari hanya kurang dari 1000 kali. 

Berikut penjelasan selengkapnya:

1 dari 2 halaman

Gigi Tonggos Gara-gara Lidah Sering Keluar

Tekanan selama seribu detik (kurang lebih 17 menit) tidak cukup untuk mempengaruhi keseimbangan. Sebaliknya, pasien yang meletakkan lidahnya ke depan sehingga memberikan tekanan yang terus-menerus pada gigi, meskipun tekanan yang terjadi kecil tetapi berlangsung lama, dapat menyebabkan perubahan letak gigi baik jurusan vertikal maupun horizontal. Pada pasien yang posisi lidahnya normal pada saat menelan tidak banyak pengaruhnya terhadap letak gigi.

Kebiasaan menjulurkan lidah ini biasanya timbul karena adanya pembesaran amandel atau tonsil, lengkung gigi atas yang menyempit, lidah yang besar, atau karena aspek psikologis.

1 Komentar