Sukses

Anak Alergi Susu Sapi? Ini Solusinya!

Supaya pencegahan dapat dilakukan dengan lebih mudah, kenali seluk beluk alergi susu sapi terlebih dulu. Berikut penjelasan dan kiatnya bersama dr. Citra Roseno disini.

Klikdokter.com - Alergi susu sapi merupakan salah satu alergi makanan yang paling umum ditemukan pada bayi dan mempengaruhi 2-7% bayi di bawah umur 1 tahun.

Bagi bayi, kandungan protein susu sapi dianggap sebagai partikel-partikel asing, di mana usus belum dapat menerima partikel tersebut dan menganggapnya benda asing, sehingga otomatis tubuh akan melakukan pertahanan dengan melawan benda asing tersebut, yang bermanifestasi sebagai alergi.

Supaya pencegahan dapat dilakukan dengan lebih mudah, kenali seluk beluk alergi susu sapi terlebih dulu. Berikut penjelasannya:

Gejala Alergi

Alergi merupakan reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh yang cukup banyak dijumpai. Gejala pada alergi susu sapi hampir sama dengan gejala alergi  makanan lainnya, antara lain gangguan kulit (gatal-gatal/ruam kulit, eksim), gangguan pernapasan (batuk dan pilek berulang-ulang, napas berbunyi, asma), dan gangguan pencernaan (diare, muntah, sembelit)

Lalu apa yang menjadi faktor pencetus alergi susu sapi pada anak? Berikut penjelasannya:

1 dari 3 halaman

Faktor Terjadinya Alergi

Morinaga Platinum

Ada dua faktor penyebab terjadinya alergi, yaitu faktor genetik dan lingkungan.

  • Faktor genetik

Anak mendapat ‘bakat’ alergi yang diturunkan dari orangtuanya. Anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat alergi, memiliki peluang mengalami alergi lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak.

  • Faktor lingkungan

Dalam keadaaan normal, sistem kekebalan tubuh akan membentengi tubuh dari serangan bakteri, virus, atau zat-zat asing berbahaya (atau yang dianggap berbahaya). Sistem kekebalan akan melindungi tubuh dengan cara menghasilkan antibodi.

Dalam keadaan alergi, sistem kekebalan tubuh salah mengenali bahan yang sesungguhnya tidak berbahaya sehingga menimbulkan reaksi alergi.

Bahan pemicu alergi dikenal dengan istilah alergen. Alergen bisa berasal dari makanan, debu, serbuk tanaman, bulu hewan, jamur, lateks, sengatan serangga atau obat-obatan.

Lalu bagaimanakah pencegahan alergi susu sapi? Berikut penjelasannya:

2 dari 3 halaman

Pencegahan Alergi

Morinaga Platinum

Jika anak berisiko tinggi mengalami alergi, maka ada dua pencegahan yang bisa dilakukan:

  • ASI eksklusif selama 6 bulan pertama
  • Memberikan alternatif nutrisi yaitu susu protein hidrolisat parsial (P-HP) yang berbahan dasar protein susu sapi dengan rantai protein yang lebih pendek dan mudah dicerna, sehingga membantu mengurangi risiko alergi

Apabila gejala alergi sudah muncul setelah anak mendapatkan susu sapi, maka untuk mengatasinya:

  • Hindari untuk memberikan susu sapi dan segala jenis produk keturunannya yaitu keju, mentega, dan lain-lain
  • Mengganti nutrisinya dengan susu berbahan isolat protein kedelai

0 Komentar

Belum ada komentar