Sukses

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Hamil?

Adakah risikonya berhubungan seks ketika dalam masa kehamilan? Ataukah justru ternyata berhubungan seks pada masa kehamilan memiliki manfaat kesehatan pada proses kehamilan? Simak apa kata dr. Adithia Kwee disini.

KlikDokter.com - Pertanyaan pada judul di atas adalah salah satu pertanyaan tersering yang diajukan oleh ibu hamil dan suaminya. Waktu 9 bulan adalah waktu yang cukup lama jika hubungan seksual tidak dapat dilakukan.

Kabar baik untuk Anda yang mungkin punya rasa penasaran yang sama, tidak ada larangan khusus melakukan hubungan seks bagi ibu yang sedang hamil, namun kita perlu mempertimbangkan beberapa hal, Anda tentu paham bahwa yang ditakutkan untuk terjadi pada ibu hamil adalah keguguran, salah satu penyebab keguguran adalah kontraksi rahim yang muncul sebelum waktunya sehingga terjadi pengeluaran janin.

Nah, melakukan hubungan seksual nyaris tidak mungkin tanpa orgasme. Orgasme inilah yang seringkali menyebabkan rahim berkontraksi sebelum waktunya, oleh sebab itulah dianjurkan pada bulan-bulan pertama kehamilan hubungan seks tidak dilakukan.

Dilain sisi, adakah manfaat untuk kebaikan kelangsungan proses kehamilan dari hubungan seks di masa kehamilan? Berikut penjelasannya:

1 dari 2 halaman

Sperma Dapat Memudahkan Jalan Lahir

Hal lain yang perlu Anda ketahui, sperma adalah substansi yang baik untuk membuat serviks melebar. Pelebaran serviks atau leher rahim ini tentunya tidak menjadi masalah jika memang sudah waktunya untuk ibu melahirkan, namun jika terjadi jauh sebelum waktunya tentunya hal ini tidak baik, kemungkinan terjadinya aborsi pun semakin besar.

Jadi, ingatlah baik-baik anjuran ini, hubungan seks pada kehamilan tidak menjadi masalah jika dilakukan pada waktu dan cara yang tepat. Dan jangan sungkan untuk mengkonsultasikannya kepada dokter kandungan Anda, serta wujudkan komunikasi yang baik dengan pasangan Anda.

1 Komentar