Sukses

Bagaimana Menyusui dengan Puting Datar?

Seringkali kita sebagai ibu baru pesimis melihat bentuk putting yang rata atau masuk kedalam tidak akan bisa menyusui. Tidaklah demikian, Anda dapat mesolusikannya dengan cara-cara yang disarankan dr. Dyah Novita Anggraini berikut ini.

KlikDokter.com - Seringkali kita sebagai ibu baru pesimis melihat bentuk putting yang rata atau masuk kedalam tidak akan bisa menyusui. Hal ini janganlah dijadikan hambatan Anda dalam menyusui. Bagi ibu yang sedari hamil melihat bentuk puting seperti itu lalu melakukan cara dengan menarik putting tersebut keluar dengan harapan puting tersebut akan timbul pada saat menyusui nanti. Sebaiknya hal ini tidak dilakukan, karena justru hal ini akan memicu kontraksi saat hamil.

Pada dasarnya bayi menyusu menggunakan areola bukan puting, karena perlekatan yang benar pada proses menyusui adalah memerah pabrik ASI yang terdapat disekitar areola. Jadi jangan putus harapan jika Anda memiliki puting datar saat menyusui. Yang terpenting adalah teknik saat menyusui sudah benar.

Berikut hal yang perlu diperhatikan bagi ibu yang memiliki payudara dengan puting datar atau masuk kedalam. 

1 dari 2 halaman

Berikut hal yang perlu diperhatikan bagi ibu yang memiliki payudara dengan puting datar atau masuk kedalam.

  • Sesaat setelah melahirkan, segera lakukan Inisiasi Menyusui Dini.
  • Pada awal menyusui memang terasa sulit, namun posisi dan perlekatan bayi dengan payudara yang  benar akan membantu dalam proses menyusui.  Jika perlu Anda bisa melakukan konsultasi dengan konselor laktasi untuk membantu proses perlekatan saat menyusui.
  • Hindari penggunaan penyambung puting, karena alat ini akan membuat bayi tidak belajar untuk melekat dengan benar pada payudara, selain itu penyambung puting akan membuat puting ibu lecet atau terluka.
  • Membantu puting untuk keluar sesaat sebelum menyusui dengan alat pompa, tabung suntik (tanpa jarum) atau menarik putting secara manual.
  • Menekan payudara dengan posisi ibu jari di bagian atas payudara dan jari-jari dibagian bawah untuk menopang payudara saat menyusui. Dengan teknik perlekatan yang benar pada payudara maka semakin lama proses menyusui akan lancar dengan sendirinya.

Berikut teknik perlekatan saat menyusui yang benar:

  • Dagu menempel ke payudara ibu.
  • Mulut terbuka lebar.
  • Sebagian besar areola terutama yang berada di bawah, masuk ke dalam mulut bayi.
  • Bibir bayi terlipat keluar.
  • Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah ASI).
  • Tidak boleh terdengar bunyi decak, hanya boleh terdengar bunti menelan.

0 Komentar

Belum ada komentar