Sukses

Ompong Karena Gigi Tidak Tumbuh

Tahukah Anda, terdapat keadaan dimana gigi tetap itu tidak tumbuh dalam mulut, dan hal ini merupakan suatu kelainan yang disebut hypodontia. Berikut penjelassan drg. Arni Maharani selengkapnya disini.

KlikDokter.com - Dalam perjalanan hidup manusia gigi akan tumbuh dua kali, yaitu gigi susu pada masa balita dan gigi tetap pada masa anak-anak hingga remaja dewasa.  Gigi akan muncul dalam mulut sesuai waktu tumbuhnya, seperti pada gigi geraham tetap yang pertama kali muncul dalam mulut adalah pada saat anak berusia 6 tahun.

Namun terdapat keadaan dimana  gigi tetap itu tidak tumbuh dalam mulut, dan hal ini merupakan suatu kelainan yang disebut hypodontia.

Apakah itu Hypodontia?

Seperti yang telah dikemukakan diatas, bahwa hypodontia adalah suatu keadaan jumlah gigi kurang dari normal dimana satu atau beberapa sampai 6 gigi tidak tumbuh dalam rongga mulut dan melalui pemeriksaan radigrafis juga tidak ditemukan adanya benih gigi yang tertanam didalam gusi dan tulang.

Selain hypdontia ada juga kelainan anodontia dan oligodontia. Oligodontia adalah kelainan dengan lebih dari 6 gigi atau lebih tidak tumbuh sedangkan anodontia adalah kelainan dengan seluruh gigi tidak tumbuh  dalam rongga mulut.

Apakah penyebab hypodontia? Berikut penjelasannya:

1 dari 2 halaman

Apakah Penyebab Hypodontia?

Penyebab yang pasti dari kelainan ini belum jelas, namum terdapat beberapa hal yang bisa dikaitkan seperti faktor keturunan,peningkatan usia ibu hamil, berat badan yang rendah pada bayi baru lahir dan kelahiran multipel.

Gigi Mana Sajakah yang Sering Mengalami Hypodontia?

Kelainan ini paling sering ditemukan pada gigi tetap yaitu gigi geraham bungsu (molar 3) dan tingkat kejadiannya lebih banyak ditemukan pada wanita dibandingkan dengan pria.

Bagaimana Penanganannya?

Perawatan pada anak dengan kelainan banyak gigi yang tidak tumbuh  ini diperlukan kerjasama dari beberapa bagian dari bidang kedokteran gigi seperti dokter gigi spesialis anak, dokter gigi spesialis orthodonti dan dokter gigi spesialis prostodonti.

0 Komentar

Belum ada komentar