Sukses

Waspada Anemia Mengancam Semua Usia

nda sering merasa cranky dan cepat lemas saat beraktivitas? Atau suka merasa keleyengan? Badan sering lemas, seolah tidak bertenaga dan kerap kali menjadi mudah marah. Maka sudah saatnya Anda memeriksakan diri, karena salah-salah jika diabaikan bisa berla

Klikdokter.com - Anda sering merasa cranky dan cepat lemas saat beraktivitas? Atau suka merasa keleyengan? Badan sering lemas, seolah tidak bertenaga dan kerap kali menjadi mudah marah. Maka sudah saatnya Anda memeriksakan diri, karena salah-salah jika diabaikan bisa berlanjut pada kondisi anemia atau kekurangan darah.

Apakah sebenarnya Anemia? Apakah betul badan kita kekurangan darah?

Anemia adalah kondisi dimana jumlah Hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Dimana fungsi dari hemoglobin bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru, sedangkan sel darah merah adalah “kendaraan” yang mengantarkannya ke seluruh organ di dalam tubuh, seperti otak, jantung, usus dan banyak lagi, dimana semuanya membutuhkan oksigen untuk dapat bekerja maksimal. 

1 dari 3 halaman

Kenali Gejala Anemia

Anemia tidak mengenal usia dan semua orang segala usia berisiko mengalami anemia. Namun seringkali orang tidak menyadari bahwa dirinya Anemia dan banyak yang menyalahartikan gejalanya sebagai kelelahan semata. Berikutini ada 14 tanda anemia lainnya:

1.       Kulit Pucat

Coba cek warna gusi, bagian dalam bibir atau bagian dalam kelopak mata bawah Anda. Jika warnanya lebih pucat dari normal, bisa jadi itu gejala anemia. Ini terjadi jika Anda kekurangan hemoglobin yang menciptakan warna merah pada darah.

2.       Nafas Pendek-pendek

Meski telah menarik nafas dalam-dalam, jika kadar oksigen dalam darah Anda jumlahnya dibawah normal, Anda akan tetap merasa seperti kehabisan nafas. Waspadailah jika Anda sering kehabisan nafas ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti naik tangga atau olahraga ringan.

3.       Cepat Merasa Lelah

Gejala ini paling sering dialami, namun juga sering dianggap remeh. Biasanya orang sering menganggap kelelahan sebagai akibat dari kurang istirahat atau kurang tidur. Anda patut khawatir jika rasa lelah ini juga disertai dengan lemas, sulit konsentrasi, cepat bad mood.

4.       Detak Jantung Lebih Kencang

Jantung yang bekerja lebih keras dari biasanya dapat mengakibatkan detak jantung yang tidak normal, bunyi detaknya lebih kencang, pembengkakan atau bahkan gagal jantung.

Jika ini terjadi, kemungkinan Anda sudah lama menderita anemia akibat kekurangan zat besi. Namun jika Anda memang memiliki sejarah penyakit jantung, segeralah cek kadar zat besi dalam darah Anda, karena kekurangan zat besi juga dapat mempengaruhi masalah jantung.

5.       Kaki Tidak Bisa Diam

Jika Anda termasuk orang yang kakinya tidak bisa diam (restless leg syndrome), seperti selalu bergerak atau mengetukkan kaki ke lantai, cobalah cek kadar zat besi Anda. Sekitar 15% orang yang mengalami sindrom ini biasanya mengalami anemia karena defisiensi (kekurangan) zat besi. Makin parah defisiensinya, biasanya sindomnya juga makin parah.

6.       Sakit Kepala

Tubuh yang mengalami Anemia akan memprioritaskan asupan oksigen ke otak ketimbang sel-sel lain dalam tubuh. Meski begitu, asupan oksigen yang diterima otak pun jumlahnya kurang dari normal, sehingga pembuluh darah pada otak dapat membengkak dan mengakibatkan sakit kepala, pusing atau keleyengan.

2 dari 3 halaman

Gejala Anemia

7.       Ngidam yang Aneh-aneh

Anda heran kenapa wanita hamil sering ngidam? Itu karena wanita hamil paling sering mengalami Anemia karena kekurangan zat besi yang berfungsi memproduksi sel darah merah. Namun jangan salah, mereka yang tidak hamil, atau bahkan pria, juga bisa ngidam yang aneh-aneh seperti es batu, tanah, debu, kapur atau bahkan kertas. Ini adalah salah satu gejala Anemia karena kekurangan zat besi.

8.       Gelisah

Mereka yang mengalami anemia umumnya cepat merasa gelisah. Jika kadar oksigen dalam darah kurang, maka sistem saraf tubuh akan terganggu. Ibaratnya kopling tubuh Anda rusak, sehingga detak jantung menjadi tidak normal yang dapat menimbulkan perasaan gelisah atau paranoid, padahal Anda sedang baik-baik saja.

9.       Haid Dalam Jumlah Banyak

Wanita adalah kaum yang paling sering mengalami Anemia, terutama jika sedang datang bulan. Jika darah yang keluar saat haid lebih banyak dari normal, besar kemungkinannya untuk kehilangan banyak zat besi. Waspadai jika Anda sering merasa pusing saat sedang haid.

10.       Rambut Rontok

Anemia yang parah dapat menyebabkan rambut rontok. Ketika kekurangan oksigen dan zat besi, tubuh otomatis akan masuk ke survival mode dan mengutamakan suplai oksigen ke organ yang paling membutuhkan dan menomorduakan bagian tubuh yang dianggap tidak terlalu penting, seperti jaringan yang menahan akar rambut agar tidak rontok.

11.       Wanita Hamil

Bayi dalam kandungan juga membutuhkan zat besi dalam pertumbuhannya, sehingga otomatis mereka akan “mencuri” zat besi yang dimiliki ibunya. Selain itu, wanita seringkali kehilangan darah dalam jumlah banyak saat melahirkan, dimana ini juga mengurangi jumlah oksigen dan zat besi dalam tubuh. Gejala utama wanita hamil yang kekurangan zat besi adalah sering muntah di pagi hari (morning sickness).

12.       Bentuk Lidah Berubah

Selain warnanya lebih pucat, penderita Anemia juga sering memiliki bentuk lidah yang berbeda, seperti permukaannya terlalu mulus, meradang atau mengeluh sakit. Ini karena mereka kekurangan asupan myoglobin atau protein penting dalam sel darah merah yang  diperlukan otot lidah.

13.       Masalah Pencernaan

Meski asupan zat besi dalam makanan Anda sudah cukup, masalah pencernaan kronis seperti Celiac Disease (tidak mampu mengkonsumsi protein dari gluten) atau Crohn’s Disease (radang usus) juga bisa mengganggu proses penyerapan nutrisi dan vitamin penting.

14.       Vegetarian atau Vegan

Karena sumber utama zat besi ada pada daging, umumnya para vegetarian atau vegan sulit mendapatkan asupan zat besi. Ini bisa diatasi dengan mengkonsumsi sayuran hijau tua, gandum dan kacang-kacangan yang dikombinasikan dengan sayuran lain yang kaya akan Vitamin C.

Lakukan Pencegahan Sejak Dini

Jika Anda pernah mengalami gejala di atas, segeralah lakukan pencegahan atau pengobatan, karena  Anemia yang parah bisa menyebabkan kerusakan organ internal dan meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung serta kanker.

0 Komentar

Belum ada komentar