Sukses

12 Kebiasaan Buruk yang Merusak Kulit

Untuk mendapatkan kulit cantik dan sehat, tidak perlu biaya mahal. Cukup dengan menjalani gaya hidup sehat. Untuk menjalani gaya hidup sehat, ada beberapa kebiasaan yang perlu Anda hindari, berikut paparannya bersama dr. Jessica Florencia disini:

Klikdokter.com - Kulit merupakan organ tubuh terbesar yang membungkus otot serta pembuluh darah. Seperti halnya organ tubuh lainnya, kulit pun membutuhkan perawatan dan perlindungan.  Untuk mendapatkan kulit cantik dan sehat, Anda tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk melakukan perawatan mahal.

Jadi, bagaimana solusinya? Cukup dengan menjalani gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat tak hanya akan memengaruhi kondisi tubuh, tetapi juga penampilan, termasuk kulit. Nah, untuk menjalani gaya hidup sehat, ada beberapa kebiasaan yang perlu Anda hindari, berikut diantaranya:

1. Berlama-lama di bawah sinar matahari

Berjemur selama 15  - 20 menit pada pagi hari memang memberikan begitu banyak manfaat bagi kesehatan.  Akan tetapi, jika kulit terlalu sering terpapar matahari di waktu yang salah tanpa tabir surya maka dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Anda dapat dengan mudah mengetahui bila seseorang sering beraktivitas di bawah sinar matahari dalam jangka waktu lama dan tanpa pelindung. Kulit akan terlihat lebih keriput dan dipenuhi dengan flek atau noda hitam.

2. Malas menggunakan tabir surya

Banyak orang membuat kesalahan terbesar dengan tidak menggunakan tabir surya dengan kandungan SPF yang cukup. Ada pula yang tidak menggunakan berulang kali sesuai dengan aturan yang tertera di botol tabir surya. Meskipun Anda hanya berada di luar ruangan saat berangkat ke kantor atau pergi makan siang, kulit Anda tetap memerlukan SPF. Dan ingat, menggunakan tabir surya pada pagi hari tidak akan melindungi kulit pada siang hari. Jadi, pastikan Anda selalu menggunakan tabir surya yang mengandung SPF 30 atau lebih pada pagi dan siang hari. Tabir surya perlu dipakai 30 menit sebelum keluar ruangan dan diulang setiap 2 jam.

Berikut beberapa kebiasaan buruk lainnya yang dapat merusak kulit Anda:

1 dari 3 halaman

Kebiasaan Buruk Perusak Kulit:

3. Sering melakukan tanning spa

Tanning bed lebih aman dibandingkan sinar matahari? Coba pikir lagi. Tanning bed yang sering dijumpai di salon atau tempat perawatan tubuh, dapat menyebabkan kulit lebih cepat menua dan keriput. Selain itu, dapat meningkatkan risiko melanoma, sejenis kanker kulit yang berbahaya. Hal tersebut disebabkan oleh radiasi sinar ultra violet yang dipancarkan dari tanning bed.

4. Merokok

Tentu Anda tahu beberapa penyakit yang timbul akibat merokok, seperti kanker paru-paru,   emfisema, penyakit jantung dan stroke. Tapi, tahukah Anda bahwa merokok juga menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini pada kulit? Kandungan racun dalam rokok diketahui dapat merusak sel kulit, sehingga menyebabkan garis-garis halus dan kerutan. Merokok juga  membuat kulit kusam , menyebabkan kulit kering, dan menghambat proses penyembuhan  luka jaringan serta kulit .

5. Mencuci wajah dengan sembarang produk pembersih

Jangan menggunakan sabun yang diperuntukkan bagi kulit tubuh. Faktanya, kondisi kulit tubuh jauh berbeda dengan kulit wajah. Tak seperti bagian tubuh lainnya, kulit wajah relatif lebih tipis. Jadi, gunakan sabun yang diformulasikan khusus untuk kulit wajah, terutama bila Anda memiliki kulit sensitif. Sementara bagi Anda yang mudah berjerawat, pastikan produk pembersih wajah yang Anda gunakan bebas dari minyak dan tidak dapat menyumbat pori-pori. Biasanya, di label kemasan produk tertera tulisan oil-free dan/atau non-comedogenic.

6. Terlalu sering menggunakanscrub

Mencuci wajah saja belum cukup untuk mengatasi masalah kulit kusam. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan scrub atau eksfoliasi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan membersihkan kotoran yang menyumbat pori-pori. Namun, perawatan ini hanya boleh dilakukan maksimal seminggu sekali, menggunakan scrub mikrodemabrasi. Artinya, butiran scrub yang digunakan lebih kecil, sehingga terasa lebih lembut di kulit. Jangan sekali-kali melakukannya saat kulit berjerawat, karena scrubbing dapat mengiritasi kulit dan membuat jerawat semakin meradang.     

Tahukah Anda memencet jerawat juga dapat membuat kulit Anda rusak? Berikut paparannya:

2 dari 3 halaman

Kebiasaan yang Merusak Kulit Lainnya:

7. Memencet jerawat

Kendalikan diri Anda untuk tidak memencet jerawat,seberapa besar pun jerawat maupun keinginan Anda. Daripada memencet jerawat, sebaiknya Anda oleskan obat atau plester jerawat yang mengandung bahan benzoyl peroxide atau salicylic acid. Bila kondisi kulit wajah Anda tak kunjung membaik, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.

8. Stres berkepanjangan

Jangan biarkan stres menguasai pikiran Anda, karena stres mampu mempengaruhi kondisi kulit Anda. Seseorang yang mengalami stres cenderung mengabaikan kesehatan kulit. Bila tidak diatasi, stres dapat memicu psoriasis, rosacea dan jerawat. Kondisi ini juga dapat menurunkan kemampuan kulit untuk melawan infeksi dan iritasi.  

9. Tergiur dengan perawatan kulit ‘murah meriah’

Kulit awet muda dan berseri merupakan dambaan setiap orang, terutama perempuan. Untuk mewujudkan impian tersebut, tentu ada harga yang harus dibayar. Banyak orang yang rela mengeluarkan banyak biaya untuk melakukan perawatan kecantikan. Namun, tidak sedikit juga yang nekat melakukan perawatan karena tergiur dengan harga yang murah. Hati-hati, bila melakukan perawatan chemical peeling atau facial tanpa didampingi oleh ahli demartologis, karena terdapat kemungkinankulit Anda akan mengalami luka, infeksi atau iritasi. Sebaiknya, serahkan saja pada ahlinya.

10. Makan berlebihan

Cegah sebelum terlambat. Jaga pola makan Anda agar terhindar dari risiko kegemukan. Ketika tubuh Anda mengalami kegemukan, kulit akan tertarik menyesuaikan bentuk tubuh Anda. Bila elastisitasnya kurang, kemungkinan besar kulit tidak akan kembali menyusut saat tubuh mengalami penurunan berat. Meskipun tubuh Anda mengurus, kulit yang kendur akan tampak berlipat-lipat dan menggantung. 

11. Kurang tidur

Kurang tidur atau sering begadang akan menyebabkan terbentuknya kantong mata berwarna kehitaman. Selain itu, wajah Anda akan terlihat kusam dan lesu. Saat tidur, energi akan mengalir ke seluruh tubuh untuk proses peremajaan sel. Sehingga, bila waktu tidur Anda kurang, tubuh akan kehilangan momen peremajaan kulit.

12. Mengabaikan tanda-tanda kanker kulit

Pada umumnya, tahi lalat memang tidak berbahaya. Lain halnya dengan tahi lalat yang mengalami perubahan secara tiba-tiba, karena bisa jadi itu merupakan gejala kanker kulit. Perubahan yang sering dijumpai adalah ukuran, bentuk, warna dan jumlah.  Mulai saat ini, cobalah untuk memperhatikan kulit Anda secara rutin. Bila terjadi perubahan atau ada anggota keluarga yang memiliki riwayat kanker kulit, segera periksakan diri Anda ke ahli dermatologis.  

0 Komentar

Belum ada komentar