Sukses

7 Gangguan Gigi & Mulut pada Ibu Hamil

Kehamilan merupakan suatu kedaan yang melibatkan berbagai macam perubahan pada tubuh wanita, hal ini juga terjadi didalam rongga mulut

Klikdokter.com - Kehamilan merupakan suatu kedaan yang melibatkan berbagai macam perubahan pada tubuh wanita, hal ini juga terjadi didalam rongga mulut. perubahan hormon pada ibu hamil diikuti oleh perubahan dan kelainan yang terjadi disekitar rongga mulut, keadaan tersebut antara lain:

  1. Radang Gusi
    Kelainan yang paling banyak ditemukan pada ibu hamil dalam rongga mulut menyangkut kehamilan adalah keradangan gusi. Ciri-cirinya adalah gusi berwarna Fiery red, bengkak dengan permukaan lembut serta mengkilap. Gusi yang meradang ini juga mudah berdarah.
  2. Gigi Goyang
    Kondisi mudah goyangnya gigi pada ibu hamil merupakan kondisi lanjutan akibat dari keadaan radang gusi.
  3. Mulut Kering (xerostomia)
    Salah satu keluhan yang dialami oleh ibu hamil adalah mulut yang terasa kering, dan hal ini dapat di kaitkan juga dengan perubahan hormon yang terjadi. Hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi hal ini adalah dengan perbanyak konsumsi air terutama air putih dan mengunyah permen karet guna merangsang keluarnya air liur.

     

  4. Sialorrhea atau Ptyalism
    Produksi air liur yang berlebihan ini jarang ditemui pada wanita hamil dan biasanya dimulai pada minggu kedua atau ketiga lalu mereda pada akhir trimester pertama. Keadaan ini bukan merupakan sesuatu yang serius.
  5. Kelainan jaringan pendukung gigi
    Kondisi ini juga kebanyakan terjadi karena kondisi lanjutan dari radang gusi yang dialami. 
  6. Tumor kehamilan

    Tumor disini bukan berarti kanker dan ini merupakan suatu reaksi yang berlebihan terhadap infeksi lokal seperti plak dan sisa makanan.  Lokasi munculnya tumor ini adalah pada gusi yang terletak diantara gigi dan pada gusi yang sering terkena iritasi lokal. Biasanya tumor kehamilan ini muncul pada trimester kedua dan biasanya akan hilang setelah melahirkan.
  7. Erosi pada gigi
    Ibu hamil sering  mengalami muntah terutama pada pagi hari, dimana asam yang terkandung dalam muntahan ini dapat merusak lapisan terluar dari gigi (email). Kerusakan atau erosi gigi ini dapat dicegah dengan cara berkumur setelah muntah agar dapat menetralisir.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AM/DA

 

Baca juga:

 

Ditulis oleh:

drg. Arni Maharani

Anggota Dewan Redaksi Medis

Klikdokter.com

 

0 Komentar

Belum ada komentar