Sukses

Anak Paling Mudah Rusak Gusinya

Anak Paling Mudah Rusak Gusinya. Tidak hanya pada orang dewasa tetapi anak-anak juga mengalami masalah pada gusinya, terlebih lagi anak-anak yang masih kurang cakap dalam menjaga kebersihan rongga mulut dan giginya. Hal yang mengerikannya lagi, salah satu

Oleh: drg. Arni Maharani

KLIKDOKTER.com - Tidak hanya pada orang dewasa tetapi anak-anak juga mengalami masalah pada gusinya, terlebih lagi anak-anak yang masih kurang cakap dalam menjaga kebersihan rongga mulut dan giginya. Hal yang mengerikannya lagi, salah satu penyebab terjadinya masalah gusi ini adalah kebersihan rongga mulut yang buruk.

Masalah gusi yang dapat dijumpai pada anak berupa keradangan gusi, yang hal ini ditandai dengan gusi yang berwarna merah, bengkak dan berdarah pada saat ditekan. Pada keadaan yang lebih parah selain gusi akan menjadi kemerahan, bengkak juga dpat terjadi perdarahan spontan dan terdapat luka.

Apa penyebab keradangan gusi pada anak?

  1. Karang gigi, kebersihan gigi yang kurang terjaga akan menyebabkan terbentuknya karang gigi. Namun terbentuknya karang gigi pada anak selain disebabkan hal tersebut biasaya disebabkan oleh kebiasaan mengunya satu sisi dimana sisi yang tidak dipakai mengunyah akan terbentuk karang gigi.
  2. Plak, sama halnya dengan karang gigi yang terbentuk karena kurang menjaga kebersihan gigi begitu pula dengan plak yang melekat pada permukaan gigi.
  3. Sisa Makanan, keadaan susunan gigi atau posisi gigi tertentu seperti gigi berdesakan, celah antara gigi dan gigi berlubang menyebabkan terjebaknya sisa makanan dan menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri.
  4. Kebiasaan buruk, salah satu kebiasaan buruk yang berpengaruh terhadap kesehatan gusi adalah bernafas melalui mulut yang menyebabkan gusi menjadi kering sehingga mudah mengalami iritasi. Air liur pun menjadi kental dan menyebabkan mudahnya sisa makanan melekat pada permukaan gusi dan gigi.

Bagaimana pencegahannya?

  1. Jagalah kebersihan gigi dan  mulut pada anak dengan menyikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi.
  2. Hindari makanan yang manis seperti permen dan coklat.
  3. Lakukankan kontrol ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.

Pada prinsipnya peranan orangtua sangat penting dalam mencegah terjadinya keradangan gusi pada anak, karena pada anak dibawah umur mereka tidak dapat melakukan sikat gigi dengan baik dan benar,  sehingga walaupun sikat gigi dilakukan 2 kali sehari namun dengan metode penyikatannya tidak benar maka tetap saja kebersihan gigi dan mulut tidak dapat dicapai secara optimal.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AM)

0 Komentar

Belum ada komentar