Sukses

Pencegahan Jerawat untuk Ibu Hamil

Kehamilan merupakan suatu kondisi yang spesial bagi setiap wanita. Selain kegembiraan karena kehamilan, terkadang ada berbagai kondisi tambahan yang dapat memperberat dan menyulitkan kehamilan seorang wanita. Kehamilan memang mempengaruhi seluruh kondisi tubuh, termasuk kulit. Salah satu yang paling sering dikeluhkan oleh Ibu hamil adalah jerawat. Lalu timbulah pertanyaan ini, bisakah jerawat dicegah?

 

Oleh: dr. Adithia Kwee

KLIKDOKTER.com - Kehamilan merupakan suatu kondisi yang spesial bagi setiap wanita. Selain kegembiraan karena kehamilan, terkadang ada berbagai kondisi tambahan yang dapat memperberat dan menyulitkan kehamilan seorang wanita. Kehamilan memang mempengaruhi seluruh kondisi tubuh, termasuk kulit. Salah satu yang paling sering dikeluhkan oleh Ibu hamil adalah jerawat. Lalu timbulah pertanyaan ini, bisakah jerawat dicegah? Kabar baik, jerawat dapat dicegah, ikuti tips berikut ini:

 

  1. Mulailah mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang rendah.
    1. Perlu diketahui makanan dengan indeks glikemik tinggi berarti makanan tersebut dengan cepat menaikkan kadar gula dalam darah, makanan dengan indeks glikemik rendah bermakna sebaliknya. 
    2. Kadar gula yang tinggi di darah tentunya akan memacu kadar insulin yang juga akan meninggi di darah, insulin inilah yang kemudian membuat aktivitas kelenjar minyak menjadi berlebihan, jerawat pun lebih mudah timbul.
    3. Makanan dengan indeks glikemik rendah antara lain:
      1. Sayur-sayuran,
      2. Buah,
      3. yoghurt,
      4. makanan rendah karbohidrat,
      5. Susu,
  2. Sedangkan makanan dengan indeks glikemik tinggi antara lain:
    1. nasi putih,
    2. kentang,
    3. sereal instan,
    4. roti putih.
  3. Jagalah kebersihan wajah.
    1. Khusus bagi ibu hamil yang memiliki jenis kulit berminyak, akan mudah sekali memicu jerawat. Oleh karena itu pastikan Anda membersihkan kulit wajah dengan rutin dan dengan sabun yang aman.
    2. Cucilah wajah secara teratur 2 kali sehari. Sebaiknya mencuci wajah jangan terlalu sering, jangan terlalu digosok dan jangan menggunakan bahan-bahan yang kasar/iritatif (handuk, pencuci wajah dengan scrub) karena dapat menyebabkan iritasi dan malahan memicu jerawat.
    3. Gunakan bahan-bahan yang tidak berbasis minyak (oil) maupun alkohol, baik untuk kosmetik, pelembab, tabir surya maupun pembersih wajah.
    4. Jika Ibu memiliki jenis kulit kepala berminyak, sebaiknya Ibu mencuci rambut setiap hari. Rambut yang berminyak dan kotor dapat mempengaruhi kebersihan kulit wajah sehingga dapat memicu terjadinya jerawat.
    5. Jangan melakukan manipulasi apapun pada jerawat Ibu, seperti: memegang-megang, menekan-nekan, atau memecahkan jerawat. Hal ini dapat menyebabkan bekas jerawat yang lebih sulit diatasi daripada jerawat itu sendiri.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](AK)

BACA JUGA

Solusi Kulit Berjerawat
Stretch Marks di Saat Hamil
Mengatasi Stretch Marks
Tips Mencegah Timbulnya Stretchmark

 

0 Komentar

Belum ada komentar