Sukses

Bahayakah Berjemur Siang Hari?

Walau kurang digemari diantara masyarakat Indonesia, kebiasaan berjemur (sunbathing) masih disukai segelintir orang, sekalipun sudah menjadi pengetahuan umum risiko berjemur siang hari dapat menuai risiko terkena kanker kulit, terdapat penelitian yang memberikan rekomendasi kesehatan yang baru untuk menyarankan agar masyarakat mendapatkan paparan sinar matahari yang sedikit, tanpa menggunakan suncream, di saat tengah hari

KLIKDOKTER.com – Walau kurang digemari diantara masyarakat Indonesia, kebiasaan berjemur (sunbathing) masih disukai segelintir orang, sekalipun sudah menjadi pengetahuan umum risiko berjemur siang hari dapat menuai risiko terkena kanker kulit, terdapat penelitian yang memberikan rekomendasi kesehatan yang baru untuk menyarankan agar masyarakat mendapatkan paparan sinar matahari yang sedikit, tanpa menggunakan suncream, di saat tengah hari.

Tujuh organisasi kesehatan telah mengeluarkan saran secara bersamaan tentang vitamin D alami yang didapat oleh tubuh dari paparan sinar matahari. Vitamin D ini dapat membuat tulang menjadi semakin kuat dan dapat melindungi Anda dari penyakit Osteoporosis.

Cancer Research UK dan The National Osteoporosis Society juga menyetujui tentang paparan sinar matahari yang “sedikit dan sering” di musim panas, selama beberapa kali seminggu dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Para pakar kesehatan pun kini mengatakan bahwa pergi ke luar di bawah sinar matahari yang terik di tengah hari adalah hal yang baik, selama Anda menutupi atau menggunakan sun-screen sebelum kulit Anda berubah menjadi merah.

Profesor Rona Mackie, dari Asosiasi Dermatologi Inggris mengatakan bahwa menggunakan perlindungan total dari matahari dengan kandungan sun-cream yang tinggi di setiap waktu juga tidak ideal jika dilihat dari segi kadar vitamin D. Bahkan Australia pun mengubah kebijakan untuk beberapa bagian wilayahnya, di mana perlindungan matahari mungkin tidak diperlukan selama beberapa tahun.

Paparan sinar matahari di Inggris memang tidak terlalu terik, belum lagi musim panas tidak berlangsung terlalu lama di sana. Berada di bawah paparan matahari Inggris selama 10 – 15 menit, tanpa sun-cream, beberapa kali seminggu adalah keseimbangan yang aman antara mendapatkan tingkat vitamin D yang memadai dan menghindari risiko terkena kanker kulit.

Pemerintah Inggris juga telah merekomendasikan secara resmi tentang pentingnya suplemen vitamin D bagi ibu hamil dan anak-anak di usia balita, namun para ibu masih banyak yang tidak sadar akan rekomendasi ini. Untuk lebih pastinya, para pakar kesehatan menyarankan agar para ibu berkonsultasi dengan dokter umum mereka mengenai hal ini.

Di beberapa negara, musim panas memang terbatas lamanya. Namun, tidak perlu khawatir, saat musim dingin tiba, kadar vitamin D dalam tubuh masih dapat dijaga dengan mengkonsumsi minyak ikan, hati, susu dan juga keju.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](JRA)

BACA JUGA:

13 Makanan Awet Muda

5 Faktor Penyebab Penuaan Dini

Fungsi dari Kolagen

Mencegah Penuaan Dini Melalui Makanan


0 Komentar

Belum ada komentar