Sukses

5 Langkah Jitu Mengajari Anak Sikat Gigi

Mengajarkan buah hati agar mau sikat gigi itu memang gampang-gampang susah. Tidak sedikit para ibu yang menjadi senewen lantaran anaknya sulit diajak menyikat gigi, bahkan menolak dengan menangis atau menutup mulut rapat-rapat.

Oleh: drg. Martha Mozartha

Klikdokter.com - Mengajarkan buah hati agar mau sikat gigi itu memang gampang-gampang susah. Tidak sedikit para ibu yang menjadi senewen lantaran anaknya sulit diajak menyikat gigi, bahkan menolak dengan menangis atau menutup mulut rapat-rapat. Lantas apakah sang Ibu boleh menyerah dan membiarkan gigi anak kotor dan menjadi berlubang? Jangan! Mari simak tips dan fakta mengenai kesehatan gigi anak berikut ini:

1. Cari tahu penyebab anak menolak untuk sikat gigi.

Gigi anak yang sudah terlanjur berlubang akan terasa nyeri atau tidak nyaman saat gigi disikat. Atau bisa jadi sikat gigi yang digunakan terlalu keras. Komunikasikan hal ini dengan anak, dan ajaklah anak untuk periksa gigi ke dokter gigi sejak dini.

 

2. Berusahalah selalu ceria saat mengajak anak menyikat gigi.

Menerapkan disiplin kepada anak tentu membutuhkan kesabaran, termasuk juga saat mengajarkan anak menyikat gigi. Tunjukkan aura positif Anda kepada anak, dan hindari kalimat bernada perintah apalagi dengan amarah.

 

3. Dampingi anak dan beri contoh cara menyikat gigi yang benar.

Menurut para ahli, salah satu metode untuk mendidik anak adalah 'modeling', yaitu dengan memberi contoh. Cara ini dikatakan lebih banyak berhasil membuat anak mau menyikat gigi ketimbang orangtua yang hanya menyuruh tanpa mendampingi anaknya.

 

4. Ajarkan dengan kata-kata yang mendidik bahwa gigi yang tidak disikat akan menyebabkan bau mulut dan sakit gigi.

Hindari mengajari anak dengan mengancam atau menakut-nakuti, misalnya dengan kalimat “Awas, kalau tidak mau sikat gigi nanti disuntik sama dokter!”. Kalimat seperti ini tidak akan efektif dalam mengajak anak mau menyikat gigi, malah akan membuat anak semakin takut ke dokter gigi.

 

5. Anak berusia dibawah 2 tahun belum bisa berkumur dan belum memiliki kemampuan meludah yang baik.

Oleh karena itu, di usia tersebut anak belum perlu dibiasakan menggunakan pasta gigi. Meski diklaim aman bagi anak, pasta gigi terbuat dari campuran bahan-bahan yang di antaranya merupakan bahan kimia dan dapat menimbulkan efek samping jika tertelan. Cukup gunakan sikat gigi dan air hangat 2 kali sehari, yaitu pagi dan malam hari sebelum tidur.

Sudah siap mempraktekkan langkah di atas kepada anak Anda? Semangat dan jangan menyerah! Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](MM)

Baca juga:

 

0 Komentar

Belum ada komentar