Psikologi Keluarga

Cara Tepat Mengatasi Rasa Iri Karena Belum Punya Anak

Tri Yuniwati Lestari, 23 Mar 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Merasa iri karena belum punya anak setelah menikah sekian lama? Awas, jangan sampai dikendalikan emosi! Atasi rasa iri karena belum bisa hamil dengan cara sehat ini.

Cara Tepat Mengatasi Rasa Iri Karena Belum Punya Anak

Merasa iri atas kehamilan teman, rekan kerja, atau kerabat saat Anda sedang berjuang memiliki momongan adalah hal yang cukup wajar. 

Meski begitu, emosi negatif tersebut tetap tidak boleh dibiarkan berkelanjutan, karena malah bisa membuat Anda berpikir atau bahkan bertindak negatif.

Akan lebih baik jika perasaan iri belum punya anak segera diatasi dengan cara yang sehat. Berikut ini tipsnya untuk Anda:

1 dari 6

1. Cara Tahu Apa yang Membuat Anda Iri

Menurut Ikhsan Bella Persada, M. Psi., Psikolog, Anda perlu memahami sumber dari rasa iri yang dirasakan.

“Apakah perasaan tersebut karena merasa tertekan akibat lingkungan yang sering bertanya tentang kehamilan? Atau, karena faktor dari dalam diri Anda yang memang sangat menginginkan kehamilan?,” kata Ikhsan.

Cari tahu juga apakah masih terdapat salah satu faktor kehidupan yang menghalangi kehamilan Anda, seperti finansial, kondisi mental, atau lainnya.

“Atau, rasa iri tersebut hanya sebatas ingin ikut-ikutan ketika mengetahui teman sedang hamil padahal diri sendiri belum siap dari segi apa pun?,” ucap Ikhsan. 

Faktanya, mengetahui hal yang mendasari perasaan iri atau cemburu dapat membantu Anda memahami diri sendiri. Hal itu bahkan dapat mengurangi perasaan tidak nyaman tersebut.

Artikel Lainnya: Menunda Punya Anak Malah Bikin Susah Hamil, Benarkah?

2 dari 6

2. Cari Teman untuk Berbagi Cerita

Jika perasaan cemburu tentang kehamilan sudah mengganggu pikiran Anda, sebaiknya komunikasikan dengan suami atau teman terdekat yang bisa dipercaya. Mereka akan memberikan dukungan, atau bahkan menguatkan Anda.

“Diskusikan juga langkah apa saja yang sekiranya bisa meningkatkan peluang kehamilan. Dengan demikian, Anda bisa mempertimbangkan langkah yang hendak dilakukan ke depannya,” saran Ikhsan.

3 dari 6

3. Alihkan Perhatian ke Hal yang Anda Sukai

Daripada terus-menerus fokus pada perasaan iri atau cemburu, lebih baik alihkan perhatian dan tenaga Anda untuk melakukan hal positif yang disenangi.

Dengan demikian, Anda bisa lebih bahagia dan terhindar dari stres. Kondisi tersebut dapat meningkatkan peluang kehamilan, lho!

4 dari 6

4. Hindari Hal yang Membuat Stres

Hindari terus-menerus memandangi sosial media, apalagi jika Anda sering merasa tertekan atau stres lantaran melihat teman yang sedang hamil.

Pada dasarnya, terus-menerus dibalut perasaan cemburu dapat meningkatkan kadar hormon kortisol di dalam tubuh. Tingginya hormon tersebut bisa berpengaruh buruk pada kondisi fisik dan mental Anda. 

Stres yang terjadi berkelanjutan juga bisa membuat peluang Anda untuk hamil semakin kecil.

Artikel Lainnya: Baru Punya Anak, Waspadai Depresi Akibat Dad Shaming

5 dari 6

5. Katakan pada Teman untuk Tidak Membicarakan Kehamilan

Merasa tersakiti ketika teman berbicara tentang kehamilan? Cobalah untuk menemukan cara untuk mengalihkan topik pembicaraan. 

Apabila sulit mengendalikan alur pembicaraan, Anda tak perlu sungkan untuk berbicara jujur kepada orang tersebut. Beritahukan bahwa membicarakan kehamilan membuat perasaan Anda tersakiti.

Dengan begitu, diharapkan teman bicara bisa lebih mengerti dengan kondisi Anda. Bukan tidak mungkin, mereka pun akan menyemangati Anda agar bisa segera hamil juga.

6 dari 6

6. Mengunjungi Psikolog

Jika perasaan iri sudah sangat mengganggu atau membuat Anda sangat stres, lebih baik segera berkunjung ke psikolog untuk berkonsultasi. 

Psikolog adalah tenaga profesional yang dapat membantu mengembalikan kesehatan dan kestabilan mental Anda. Ingat, mental yang sehat dan stabil adalah salah satu kunci untuk bisa hamil.

Butuh saran atau tips terkait kondisi kesehatan mental? Ingin tahu fakta lain seputar kesehatan psikis? 

Anda bisa berkonsultasi kepada psikolog secara daring melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

Referensi :

  • Very Well. Diakses 2022. How to Deal with Pregnancy Envy.
  • What to Expect. Diakses 2022. Dealing With Baby Envy.
  • Wawancara Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog. 
psikologis
Kehamilan
kesehatan mental