Kesehatan Mental

7 Tips Mudah Menjawab Pertanyaan Keluarga yang Kepo

Iswan Saputro, M.Psi., Psikolog, 19 Apr 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Ketika kumpul bersama, terkadang muncul pertanyaan-pertanyaan dari anggota keluarga yang kepo dengan hidupmu. Begini cara menjawabnya.

7 Tips Mudah Menjawab Pertanyaan Keluarga yang Kepo

Momen lebaran tentu dihabiskan dengan kumpul bersama keluarga besar. Tak jarang momen ini justru jadi ajang keluarga bertanya berbagai pertanyaan yang kadang-kadang terkesan kepo dan julid. 

Pertanyaan tentang pencapaian, perubahan penampilan, pekerjaan, atau pasangan sering kali jadi pertanyaan basa-basi yang berujung membuatmu tidak nyaman saat lebaran. Apalagi ketika pertanyaan tersebut diikuti dengan membandingkan kondisi kamu dengan orang lain. 

Wajar jika kamu merasa sedih, tidak nyaman, bahkan merasa marah saat mendapat pertanyaan-pertanyaan kepo atau merendahkan di hadapan keluarga besar. Namun, kamu juga tidak mungkin mengekspresikannya secara terang-terangan di depan keluarga besar saat itu. 

Berikut tips yang bisa kamu lakukan untuk menyikapi pertanyaan julid, kepo, atau merendahkan dari keluarga besar saat lebaran. 

1. Tidak Menjelaskan Panjang Lebar

Jika ada anggota keluarga yang kurang dekat dengan kamu lalu bertanya hal-hal yang buat dirimu tidak nyaman, jawab pertanyaannya dengan singkat. Kamu tak perlu menjawab dengan lengkap kepada orang yang tidak berempati dan tidak mengenalmu dekat.

Oleh karena itu, tidak menjelaskan atau menjawab dengan diskusi panjang adalah caramu untuk tetap menjaga batasan dengan anggota keluarga besar.

Menjelaskan panjang lebar juga akan memengaruhi suasana hatimu saat lebaran apalagi jika tidak ditanggapi dengan baik oleh keluarga besar.

Artikel Lainnya: Self-Esteem Buat Hidup Lebih Positif! Ini Cara Meningkatkannya

2. Tanyakan Solusi kepada yang Bertanya

Pertanyaan tentang pencapaian atau pasangan seringkali membuat seseorang tidak nyaman saat lebaran. Kamu dapat meminta solusi kepada keluarga besar untuk mendapatkan hal yang diharapkan oleh mereka.

Hal ini membuat fokus pembicaraan menjadi kepada pengalaman hidup keluarga besar dibandingkan kondisimu saat ini.

3. Komunikasi Seperlunya

Tidak masalah jika kamu memilih berkomunikasi seperlunya kepada keluarga yang membuatmu tidak nyaman saat lebaran. Hal ini akan membuatmu lebih bisa menikmati momen lebaran dibandingkan harus menjawab pertanyaan keluarga besar.

Kamu bisa komunikasi seperlunya lalu lanjut menyapa bergantian anggota keluarga lain yang dirasa cukup menyenangkan untuk diajak mengobrol.

Artikel Lainnya: Pentingnya Self Compassion atau Mengasihi Diri Sendiri

4. Minta untuk Didoakan

Pertanyaan yang dilontarkan sering kali terasa seperti tekanan atau tuntutan ketika ditanyakan oleh orang yang tidak kamu sukai. Meminta untuk didoakan adalah cara yang bijak dalam menyikapi pertanyaan julid saat lebaran.

Hal ini juga membuat kamu tidak terlihat lemah dalam menyikapi pertanyaan julid atau merendahkan dari keluarga besar saat lebaran.

5. Tidak Menjawab Sama Sekali

Hal ini mungkin sungkan untuk dilakukan tapi bisa membuat orang yang bertanya menjadi tampak canggung. Kamu tidak perlu menjawab secara verbal tapi cukup dengan senyuman dan anggukan kecil dalam menjawab pertanyaan keluarga besar.

Tidak menjawab sama sekali bukan berarti tidak sopan, tapi kamu lebih menghargai diri sendiri dibandingkan harus mengikuti pembicaraan yang merendahkan atau tidak menyenangkan.

6. Mengalihkan Pembicaraan

Menawarkan makanan atau minuman di tengah obrolan yang tidak menyenangkan adalah cara yang baik untuk mengalihkan topik pembicaraan. Hal ini juga sebagai tanda bahwa kamu tidak menikmati obrolan yang julid atau merendahkan saat lebaran.

Artikel Lainnya: 9 Cara Mengatasi Insecure saat Kumpul Keluarga di Momen Lebaran

7. Memaafkan

Momen lebaran juga menjadi pengingat bagi kamu untuk lebih baik dalam menyikapi ketidaknyamanan dalam hidup, salah satunya dengan memaafkan.

Wajar jika rasa sedih muncul ketika direndahkan, tapi hanyut dalam kesedihan juga tidak mengubah apapun.

Menyimpan rasa sedih atau kecewa dalam waktu yang lama akan berdampak pada kondisi psikologismu. Hal ini akan membuat kamu memiliki citra diri yang negatif dan malu untuk berkembang.

Kamu dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater dengan menggunakan layanan Tanya Dokter dengan download aplikasi KlikDoter. Terus #JagaSehatmu dengan menjaga kesehatan mental dan dapatkan informasi yang terpercaya bersama KlikDokter.

(NM)