Sukses

Pengertian

Tumor Willms atau nefroblastoma merupakan jenis tumor yang berasal dari ginjal, baik salah satu maupun kedua ginjal. Tumor ini adalah jenis tumor terbanyak yang diderita anak-anak berusia 3–4 tahun. Angka kejadiannya pada anak di atas 5 tahun jauh lebih sedikit.

Nama Willms pada tumor ini berasal dari Max Willms, seorang dokter berkebangsaan Jerman yang merupakan penemunya. Tumor ini pertama kali ditemukan pada tahun 1899.  

Diagnosis

Diagnosis tumor Willms dapat dilakukan melalui berbagai pemeriksaan, seperti:

  • Pemeriksaan fisik

Pada pemeriksaan fisik dapat dijumpai adanya benjolan pada pinggang atau bagian punggung bawah anak

  • Pemeriksaan penunjang

    • Laboratorium darah dan urine untuk mengevaluasi fungsi ginjal yang status anemia pasien
    • Ultrasonografi (USG) untuk melihat langsung kondisi ginjal menggunakan gelombang electromagnet
    • Computerized Tomography (CT) or Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan pemeriksaan pencitraan yang dapat menggambarkan kondisi dalam ginjal, adanya tumor beserta ukuran dan invasinya.

Penyebab

Penyebab tumor Willms sampai saat ini belum diketahui pasti. Hanya saja, adanya riwayat tumor dalam orang tua dan saudara kandung dapat sangat meningkatkan risiko.

Tumor sendiri terjadi akibat kelainan DNA dalam sebuah sel yang tidak diketahui pasti penyebabnya. Akibat kelainan DNA tersebut, sel-sel ginjal menjadi tumbuh berlebih dan tidak mudah mati.

Di saat sel normal mati dan mengalami regenerasi, sel tumor yang abnormal terus hidup dan semakin bertambah jumlahnya. Akibatnya, sel-sel semakin menumpuk dan terbentuklah massa atau benjolan.

Gejala

Beberapa gejala yang dapat dialami pada tumor Wiilms adalah:

  • Benjolan pada perut
  • Perut bengkak
  • Nyeri perut
  • Demam
  • Kencing berdarah
  • Konstipasi
  • Penurunan nafsu makan
  • Sesak napas
  • Peningkatan tekanan darah

Pengobatan

Pengobatan untuk tumor Willms dapat berupa:

  • Operasi

Operasi ini dapat dilakukan dengan mengangkat sebagian kecil dari ginjal, baik salah satu ginjal dan jaringan di sekitarnya ataupun kedua ginjal tergantung luas dan letak tumor.

  • Radioterapi

Terapi ini digunakan untuk menekan pertumbuhan sel tumor dan perlahan mematikannya. Opsi ini dapat menjadi pilihan apabila tumor tidak secara sempurna diatasi melalui metode operasi.

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat yang bekerja membunuh sel kanker, baik dengan cara diminum maupun dimasukkan lewat pembuluh darah.

Terapi ini juga dapat menjadi pilihan apabila tumor tidak secara sempurna diatasi melalui metode operasi. Kemoterapi juga dapat dilakukan sebelum operasi untuk mengurangi perkembangan sel tumor dan mempertahankan fungsi ginjal secara optimal.

Komplikasi

Pada stadium lanjut, sel tumor dapat menyebar ke organ tubuh lainnya seperti hati, paru dan otak. Penyebaran sel tumor pada organ ini akan memengaruhi dan menurunkan kerja organ-organ tersebut.

Pada pengobatan tumor Willms melalui metode kemoterapi, dapat terjadi berbagai efek samping. Mulai dari kerontokan rambut, mual muntah, penurunan berat badan, diare hingga anemia.

Pencegahan

Tidak ada pencegahan spesifik untuk menghindari terjadinya tumor Willms. Walau demikian, pada penderita dengan gangguan sindrom dapat dilakukan pemeriksaan rutin dengan USG ginjal untuk mendeteksi adanya tumor Willms dan memberikan pengobatan dengan segera.