Sukses

Pengertian

Tennis elbow atau lateral epikondilitis adalah peradangan atau terjadinya kerusakan pada tendon yang melekat di epikondilus lateral atau tonjolan tulang di  siku. Tendon tersebut berfungsi untuk menekuk pergelangan tangan ke arah belakang menjauhi telapak tangan. Gejala dapat berupa rasa nyeri pada sekitar daerah siku.

Sesuai dengan namanya, tennis elbow sering terjadi pada pemain tenis –terutama pada pemain yang menggunakan teknik backhand dengan kurang tepat. Hampir sepertiga dari seluruh atlet tenis pernah mengalami tennis elbow. Tennis elbow sering terjadi pada lengan yang dominan.

Tennis elbow dapat berlangsung dari 6 bulan hingga 2 tahun. Hampir semua penderita sembuh dalam waktu 1 tahun.

Penyebab

Penyebab pasti dari tennis elbow masih tidak diketahui. Biasanya tennis elbow terjadi akibat cedera yang berlebihan. Otot dan tendon pada lengan bawah dapat menjadi tegang karena aktivitas yang berulang atau berat. Sehingga dapat terjadi peradangan pada epikondilus lateral atau tonjolan tulang di  siku. Selain itu, tennis elbow juga dapat terjadi setelah kecelakaan yang membuat siku terbentur.

Berikut adalah beberapa aktivitas yang dapat menyebabkan tennis elbow:

  • olahraga menggunakan raket –seperti tenis, badminton dan golf
  • olahraga melempar seperti lembing
  • berkebun menggunakan gunting
  • mendekorasi menggunakan kuas atau roller
  • pekerjaan bangunan seperti pemasang sekrup dan pengangkat beban berat
  • aktivitas yang melibatkan gerakan tangan dan pergelangan tangan berulang seperti mengetik, menggunting, memotong daging
  • aktivitas yang membuat siku tertekuk secara berulang –seperti bermain biola

Diagnosis

Dokter dapat menentukan diagnosis tennis elbow melalui wawancara medis mendetail dan gejala yang dikeluhkan penderita. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mencari adanya nyeri tekan atau bengkak pada sekitar siku.

Pada saat pemeriksaan, penderita juga akan diminta untuk meluruskan jari-jari, menekuk pergelangan tangan dengan siku diluruskan. Pemeriksaan penunjang seperti USG, MRI mungkin diperlukan untuk memeriksa adanya kerusakan saraf.

Gejala

Gejala utama dari tennis elbow adalah rasa tidak nyaman yang sedang atau nyeri ketika menggunakan siku atau bahkan nyeri hebat ketika siku diam. Nyeri pada tennis elbow memiliki karakteristik seperti di bawah ini:

  • pada daerah lengan bawah bagian atas dan di bawah siku
  • ketika mengangkat atau menekuk tangan
  • ketika sedang menggenggam benda kecil seperti pena
  • ketika memutar lengan bawah seperti saat memutar pegangan pintu atau membuka tutup selai
  • nyeri dan kaku ketika berusaha untuk meluruskan tangan secara penuh

Pengobatan

Tennis elbow sebenarnya dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Namun dapat menghabiskan waktu berbulan-bulan karena tendon sembuh secara perlahan. Bahkan proses penyembuhan bisa lebih dari satu tahun.

Beberapa cara di bawah ini dapat meredakan gejala dari tennis elbow dan mengobati peyakitnya:

  • menghentikan aktivitas pada otot dan tendon yang terkena
  • mengompres dingin siku untuk beberapa menit beberapa kali sehari untuk mengurangi nyeri
  • menggunakan obat pereda nyeri seperti parasetamol dan antiradang seperti NSAIDs yaitu ibuprofen baik oral maupun topikal seperti krim atau gel
  • menggunakan obat suntik steroid (anti-peradangan)
  • melakukan fisioterapi
  • mengikuti terapi shockwave, terapi yang tidak invasif dengan menggunakan shockwave energi tinggi untuk mengurangi rasa nyeri (efek samping berupa lebam atau kemerahan)
  • menggunakan injeksi platelet rich plasma (PRP), plasma darah yang dapat memperbaiki jaringan yang rusak
  • pembedahan yang merupakan tahap pengobatan terakhir untuk kasus yang parah dan persisten atau jika pengobatan lain tidak efektif

Pencegahan

Tennis elbow sering kali cukup sulit untuk dicegah. Hindari memberikan tekanan pada tendon siku untuk mencegah terjadinya tennis elbow atau membuat gejalanya semakin parah.

Selain itu, hindari juga menggunakan pergelangan tangan dan siku melebihi penggunaan bagian tangan lainnya. Lakukan olahraga tenis atau lainnya dengan teknik yang tepat. Jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan terutama bagian tangan sebelum melakukan olahraga.