Sukses

Pengertian

Rinitis vasomotor merupakan salah satu jenis rinitis. Rinitis sendiri merupakan suatu kondisi di mana terjadi peradangan pada lapisan yang terdapat di dalam hidung. Umumnya, rinitis disebabkan oleh adanya iritan atau alergen.

Rinitis pada umumnya memang disebabkan karena alergen. Namun, terkadang didapati kondisi gangguan rinitis yang tidak dapat ditentukan penyebabnya secara spesifik. Kondisi inilah yang disebut sebagai rinitis vasomotor.

Nama lain yang juga digunakan untuk menggambarkan kondisi ini adalah rinitis nonalergik atau rinitis idiopatik. Rinitis vasomotor tidak mengancam jiwa. Akan tetapi tanda dan gejala yang terjadi dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada mereka yang mengalaminya.

Penyebab

Rinitis vasomotor terjadi bila terdapat dilatasi atau pelebaran pada pembuluh darah di dalam hidung. Dilatasi pembuluh darah di hidung dapat menyebabkan pembengkakan dan penyumbatan. Selain itu, juga dapat dilihat adanya lendir dari hidung.

Penyebab dilatasi pembuluh darah di hidung belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, beberapa faktor pencetus diduga dapat berkaitan dengan reaksi yang terjadi, seperti:

  • Iritan yang terdapat pada lingkungan, termasuk parfum, aroma tertentu, asap, atau asap rokok
  • Perubahan udara, terutama udara kering
  • Infeksi virus, seperti infeksi virus pada saluran pernapasan
  • Makanan atau minuman yang panas atau pedas
  • Beberapa jenis pengobatan tertentu
  • Perubahan hormonal yang berkaitan dengan kehamilan atau menstruasi
  • Hipotiroidisme
  • Stres psikologis

Gejala

Tanda dan gejala rinitis vasomotor dapat hilang dan timbul seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa gejala dari kondisi ini termasuk:

  • Hidung tersumbat
  • Pilek
  • Terdapat lendir pada tenggorok, yang disebut dengan postnasal drip

Beberapa tanda dan gejala yang cukup sering ditemui pada rinitis alergi, seperti rasa gatal pada hidung, mata yang gatal atau berair, serta tenggorok yang gatal, umumnya jarang ditemui pada rinitis vasomotor.

Diagnosis

Diagnosis rinitis vasomotor dapat ditentukan dari wawancara medis yang mendetail, pemeriksaan fisik secara langsung oleh dokter, dan pemeriksaan penunjang tertentu. Dokter akan menanyakan keluhan yang dialami dan melakukan pemeriksaan untuk mengevaluasi adanya alergi atau kondisi kesehatan lainnya yang menjadi penyebab terjadinya rinitis.

Pemeriksaan untuk alergi yang dilakukan dapat berupa tes cukit kulit (skin prick test) atau pemeriksaan darah guna mengevaluasi fungsi dan kapasitas sistem daya tahan tubuh. Selain itu, dokter bisa melakukan pemeriksaan untuk mengevaluasi masalah kesehatan pada sinus yang mungkin menyebabkan rhinitis.

Pemeriksaan bisa menggunakan endoskopi untuk melihat kondisi rongga hidung, atau pemeriksaan computerized tomography (CT-scan) pada sinus. Bila tidak ditemukan penyebab atau kondisi kesehatan lain yang menjadi latar belakang rinitis, keluhan ini bisa diduga karena rinitis vasomotor.

Pengobatan

Ada beberapa metode pengobatan yang dapat diresepkan oleh dokter bagi penderita rinitis vasomotor. Pengobatan dapat bergantung pada berbagai faktor, termasuk derajat keparahan keluhan, jenis keluhan yang dialami, frekuensi kekambuhan, dan faktor lainnya.

Pengobatan yang diberikan dapat berupa obat golongan antiinflamasi untuk mengatasi peradangan serta obat golongan dekongestan untuk mengatasi sumbatan. Jenis pengobatan yang diresepkan dapat berupa obat yang diminum melalui mulut (obat oral) atau obat yang disemprotkan melalui hidung (nasal spray).

Pencegahan

Pencegahan rinitis vasomotor akan sulit diterapkan apabila faktor pencetusnya belum diketahui. Tetapi, bila diketahui suatu kondisi dapat mencetuskan keluhan, disarankan untuk menghindari ekspos terhadap kondisi pemicu tersebut.