Sukses

Pengertian

Penyakit Saraf Motorik atau motor neuron disease (MND) termasuk dalam kelompok penyakit yang menyebabkan gangguan saraf motorik pada tulang belakang atau otak. sehingga kehilangan fungsinya secara progresif. Saraf motorik adalah sel saraf yang mengirimkan sinyal listrik kepada otot tubuh sehingga menyebabkan otot berfungsi. Pada akhirnya penderita dapat kehilangan kemampuan untuk bernafas.

Penyakit ini termasuk penyakit degenerasi saraf. MND dapat muncul di segala usia namun kebanyakan pasien berusia di atas 40 tahun ketika didiagnosis. MND juga lebih menyerang laki-laki dibandingkan perempuan. Salah satu penyakit yang cukup terkenal yang termasuk dalam MND adalah amyotrphic lateral sclerosis (ALS). ALS menyerang ahli fisika terkenal Stephen Hawking. Penyakit ini jarang namun sangat serius dan susah disembuhkan.

Terdapat beberapa tipe dari penyakit MND:

  • Amyotrphic lateral sclerosis (ALS)

ALS adalah tipe penyakit MND yang paling umum terjadi. ALS menyerang otot tangan, kaki, mulut dan sistem pernapasan. Harapan hidup biasanya 3 hingga 5 tahun. Beberapa penderita dapat mencapai hingga 10 tahun atau lebih dengan pengobatan pendukung.

  • Progressive bulbar palsy (PBP)

PBP melibatkan batang otak yang memiliki fungsi menyokong fungsi dasar seperti bernapas, menelan, denyut jantung, tekanan darah, dan kesadaran. Biasanya penderita ALS juga mengidap PBP. 

  • Progressive muscular atrophy (PMA)

PMA menyebabkan otot penderita menjadi menyusut. Penyusutan terjadi secara perlahan namun progresif. Otot yang biasanya terserang adalah tangan, kaki, dan mulut.

  • Primary lateral sclerosis (PLS)

PLS adalah salah satu tipe MND yang jarang terjadi. PLS lebih berbahaya dan berjalan lambat dibandingkan dengan ALS. Penyakit ini tidak fatal namun dapat mempengaruhi kualitas hidup.

  • Spinal muscular atrophy (SMA)

SMA adalah penyakit MND yang diturunkan dan biasanya menyerang anak-anak. Terdapat tiga tipe dan semuanya disebabkan oleh kelainan gen yaitu SMA1. Penyakit ini menyerang batang tubuh, kaki dan lengan.

Penyebab

Penyebab pasti dari Penyakit Saraf Motorik atau motor neuron disease (MND) masih tidak diketahui. Kemungkinan MND disebabkan oleh multifaktorial yaitu genetik, virus, racun, dan lingkungan.

Ada tipe MND yang memang diturunkan akibat kelainan gen. Namun, tipe lainnya penyakit MND terjadi secara acak. Sebuah studi menemukan kemungkinan hubungan antara kejadian trauma kepala berulang dengan penakit saraf degeneratif.

Diagnosis

Penyakit Penyakit Saraf Motorik atau motor neuron disease (MND) sulit diketahui pada tahapan awal karena gejalanya mirip dengan penyakit lain, seperti multiple sclerosis (MS) atau penyakit Parkinson. Ketika terdapat gejala penyakit saraf, dokter akan mengonsultasikan ke dokter spesialis saraf.

Dokter saraf akan melakukan pemeriksaan saraf secara lengkap. Pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan darah, urine, MRI otak, electromyogrpahy (EMG), studi konduksi saraf, pungsi lumbal dan biopsi otot.

Berikut adalah gejala saraf yang cukup khas untuk menentukan diagnosis ALS:

  • otot yang melemah, kedutan, dan menyusut
  • otot yang kaku dan memiliki refleks tidak normal
  • gejala yang bisa menyebar ke suatu grup otot
  • penderita tidak memiliki faktor lainnya yang dapat menjelaskan

Gejala

Berbagai tipe Penyakit Saraf Motorik atau motor neuron disease (MND) memberikan gejala yang mirip. Meski demikian, progres masing-masing tipe penyakit berbeda kecepatan perburukannya dan bervariasi keparahannya.

Gejala biasanya muncul secara perlahan. Biasanya gejala akan muncul di bagian tubuh seperti tangan, kaki, mulut dan sistem pernapasan. Tanda-tanda yang umumnya muncul meliputi:

  • genggaman tangan yang semakin melemah sehingga susah untuk memegang barang
  • lemah
  • nyeri otot, keram atau kedutan
  • bicara yang pelo
  • kelemahan pada tangan dan kaki
  • meningkatnya kecerobohan
  • sulit untuk menelan
  • sulit bernapas atau sesak napas

Ketika kondisi semakin parah, gejala juga akan semakin parah. Gejala yang dapat dikenali berupa:

  • nyeri, kelemahan, keram dan kedutan pada otot semakin parah
  • anggota badan melemah semakin parah
  • otot anggota badan mulai menyusut
  • anggota badan yang terkena bisa mengalami susah bergerak ataupun kaku
  • nyeri sendi semakin parah
  • sulit untuk minum, makan dan menelan
  • mengences karena tidak dapat mengendalikan air liur
  • nyeri pada rahang akibat terlalu sering menguap yang tidak dapat dikendalikan
  • gangguan bicara memburuk akibat melemahnya otot tenggorokan dan mulut

Penderita juga dapat mengalami gangguan perilaku dan kondisi emosional. Penderita bisa menangis atau tertawa tiba-tiba tanpa terkendali. Selain itu, penderita juga bisa mengalami depresi, ansietas dan insomnia. Kemunduran fungsi otak seperti memori, perencanaan, bahasa, perilaku dan hubungan ruangan juga bisa saja terjadi.

Pada tahap akhir, penderita akan kehilangan sama sekali kemampuan untuk bergerak, makan bahkan bernapas tanpa bantuan. Tanpa bantuan medis untuk mendukung kehidupan, penderita akan meninggal dengan sendirinya. Komplikasi sistem pernapasan juga merupakan penyebab kematian tersering.

Pengobatan

Tidak ada cara untuk menyembuhkan Penyakit Saraf Motorik atau motor neuron disease (MND). Setelah didiagnosis, harapan hidup penderita hanya 3 hingga 10 tahun.

Pengobatan bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Terapi pendukung dapat berupa alat bantu gerak, berkomunikasi dan pernapasan. Melakukan rehabilitasi termasuk fisik, okupasi dan wicara juga penting dan dapat meningkatkan kualitas hidup.

Beberapa obat sudah ditemukan dan dapat meningkatkan kemampuan penderita dan memperlambat progres penyakit. Ada juga obat yang dapat membantu mengurangi kram dan kekakuan otot seperti injeksi botulinum toxin.

Anti-depresan dapat digunakan untuk mengendalikan emosi penderita. Obat anti-nyeri seperti NSAID juga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri otot. Golongan anti-nyeri narkotika dapat diberikan dokter untuk menangani nyeri otot yang sangat hebat.