Sukses

Pengertian

Eritema multiforme merupakan suatu kondisi kulit yang cukup jarang terjadi, dan terutama diamati pada anak-anak. Apabila terjadi pada orang dewasa, kondisi ini dapat timbul di antara usia 20–40 tahun, dengan kemungkinan lebih kecil untuk timbul pada usia di atas rentang tersebut. Kondisi ini lebih sering diamati pada pria dibandingkan wanita.

Eritema multiforme merupakan kondisi timbulnya ruam yang sering kali disebabkan oleh infeksi atau pengobatan. Kondisi ini dapat timbul dengan tanda dan gejala yang ringan dan mereda setelah beberapa minggu, yang disebut eritema multiforme minor.

Selain tipe tersebut, juga terdapat tipe yang lebih berbahaya dan mengancam jiwa, yang dapat melibatkan mulut, mata, dan genitalia. Tipe ini disebut sebagai eritema multiforme mayor dan mencakup sekitar 20 persen kasus eritema multiforme.

Penyebab

Eritema multiforme sering kali dikaitkan dengan virus yang dapat menyebabkan luka pada kulit, yakni virus herpes simpleks. Para pakar juga mempercayai bahwa banyak kasus eritema multiforme dapat terjadi apabila terdapat infeksi lainnya yang menstimulasi sistem daya tahan tubuh untuk menyerang sel kulit.

Beberapa jenis pengobatan juga diduga dapat menyebabkan seseorang untuk mengalami eritema multiforme. Seseorang yang mengamati adanya ruam kulit yang timbul saat mengonsumsi pengobatan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter secara langsung guna dilakukan evaluasi lebih lanjut.

Gejala

Ruam kulit yang timbul pada eritema multiforme dapat tampak sebagai belasan hingga puluhan ruam dengan bentuk menyerupai target-shaped, yang berkembang selama kurun waktu 24 jam. Lesi tersebut dapat mulai tampak di bagian belakang dari tangan dan bagian atas dari kaki, sebelum kemudian menyebar ke tungkai.

Selain itu, ruam juga dapat timbul pada wajah dan leher. Lengan dapat lebih terlibat dibandingkan tungkai. Selain itu, ruam kulit juga dapat tampak lebih padat pada siku dan lutut.

Pada eritema multiforme minor, ruam kulit dapat tampak pada bagian tubuh yang terlibat, dan dapat diamati pada kedua sisi tubuh. Misalnya, apabila ruam timbul di salah satu tungkai, umumnya juga terdapat ruam pada tungkai sisi lainnya.

Orang dengan eritema multiforme minor sering kali tidak menunjukkan gejala selain rasa gatal atau sensasi seperti terbakar pada ruam, dan terkadang demam ringan.

Pada eritema multiforme mayor, dapat timbul tanda dan gejala tambahan, di antaranya:

  • Rasa lelah
  • Nyeri pada persendian
  • Ruam berwarna cokelat saat mulai memudar

Lesi yang timbul pada eritema multiforme mayor dapat juga melibatkan membran mukosa tubuh, sering kali pada bibir dan bagian dalam dari pipi. Selain itu, beberapa bagian tubuh lainnya yang juga dapat terlibat adalah:

  • Bagian bawah dari mulut, langit-langit rongga mulut, dan gusi
  • Mata
  • Genitalia dan anus
  • Trakea
  • Saluran pencernaan

Lesi yang timbul pada area-area tersebut dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan dan kemerahan dengan disertai adanya luka. Luka juga dapat memecah, serta menimbulkan ulkus yang nyeri, besar, dan berbentuk ireguler yang kemudian diselimuti oleh membran putih.

Apabila bibir juga terlibat, umumnya akan tampak membengkak dan diselimuti dengan krusta yang dapat mengalami perdarahan. Orang yang mengalami hal tersebut dapat menunjukkan adanya tanda-tanda kesulitan berbicara dan menelan akibat dari rasa nyeri yang dialami.

Diagnosis

Diagnosis dari eritema multiforme dapat ditentukan berdasarkan wawancara medis, pemeriksaan fisik secara langsung, dan pemeriksaan penunjang tertentu bila dinilai dibutuhkan.

Pada pemeriksaan fisik, dokter akan mengevaluasi ukuran, bentuk, warna, dan distribusi dari ruam kulit. Dokter dapat melakukan biopsi kulit bila dibutuhkan, untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya. Juga dapat dilakukan berbagai pemeriksaan yang dapat menunjukkan adanya infeksi lain yang sering kali dikaitkan dengan eritema multiforme, seperti mikoplasma (salah satu jenis bakteri).

Penanganan

Pada eritema multiforme baik yang mayor maupun yang minor, beberapa jenis pengobatan yang dapat direkomendasikan oleh dokter adalah pengobatan antihistamin untuk mengatasi rasa gatal, pengobatan anti-nyeri, obat kumur untuk mengatasi rasa nyeri atau gatal, dan obat oles steroid. Pada kasus yang lebih berat, perawatan luka juga dapat disarankan.

Apabila eritema multiforme diduga terjadi akibat infeksi, penanganan yang tepat akan bergantung dari hasil pemeriksaan darah atau kultur. Bila infeksi terbukti disebabkan oleh virus herpes simpleks, dokter juga dapat menangani infeksi tersebut untuk mencegah berulangnya keluhan.

Apabila eritema multiforme diduga terjadi akibat konsumsi pengobatan tertentu, dokter dapat merekomendasikan penghentian pengobatan sebagai langkah pertama untuk menginvestigasi penyebabnya.

Pencegahan

Belum diketahui adanya strategi pencegahan yang terbukti efektif secara sepenuhnya dalam menghindari terjadinya kondisi ini. Namun, orang yang pernah mengalami eritema multiforme setelah mengonsumsi pengobatan tertentu disarankan untuk menghindari konsumsi pengobatan tersebut di kemudian hari.