Sukses

Pengertian

Enosimania merupakan kondisi di mana seseorang memiliki pre-okupasi atau pemikiran yang terus-menerus bahwa dirinya melakukan kesalahan besar. Orang dengan enosimania juga sering kali merasa takut mendapat kritik dari orang lain.

Terkadang, enosimania dapat dipandang secara positif karena bisa membuat seseorang menjadi lebih teliti, rapi, lebih berhati-hati, dan sebagainya. Namun, bila kondisi ini dirasakan berlebih dan mengganggu aktivitas sehari-hari, hal ini dapat menyebabkan orang tersebut menjadi tidak nyaman dalam melakukan kegiatan sehari-harinya.

Enosimania termasuk dalam penyakit kejiwaan yang tergolong ringan.

Penyakit Enosimania (Pathdoc/Shutterstock)

Penyebab

Penyebab dari enosimania hingga saat ini masih tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi, berbagai faktor diduga berperan dalam memicu terjadinya kondisi ini. Misalnya faktor genetik, lingkungan sekitar, pengalaman sebelumnya, dan sebagainya.

Gejala

Beberapa tanda dan gejala yang biasanya ditunjukkan oleh orang dengan enosimania antara lain:

  • Terdapat perasaan bahwa dirinya telah melakukan kesalahan atau memiliki rasa takut akan mendapat kritik
  • Peningkatan frekuensi denyut jantung atau terdapatnya irama jantung yang tidak reguler
  • Produksi keringat yang berlebih
  • Peningkatan frekuensi pernapasan
  • Sesak napas

Diagnosis

Bila tanda dan gejala dari enosimania mengganggu keseharian, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter secara langsung. Diagnosis dini dari kondisi ini dapat membantu menangani keluhan dengan lebih baik.

Diagnosis dari enosimania umumnya ditentukan dari hasil wawancara medis yang mendetail serta pemeriksaan fisik secara langsung.

Penanganan

Seperti berbagai jenis gangguan jiwa lainnya, penanganan terhadap enosimania dapat mencakup konsultasi dengan tenaga medis profesional. Salah satu jenis penanganan yang bisa dilakukan adalah psikoterapi. Di antaranya adalah dengan cara terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioural therapy (CBT), di mana dapat dilakukan eksplorasi terkait dengan pikiran, perasaan, dan perilaku seorang individu oleh tenaga medis profesional. Selain itu, psikoterapi juga dapat membantu mengembangkan cara praktis untuk menyikapi kondisi ini dengan efektif.

Pencegahan

Karena penyebab dari enosimania hingga saat ini belum diketahui secara pasti, maka belum ada strategi yang diketahui efektif secara sepenuhnya dalam mencegah kondisi ini. Namun, penanganan yang baik dapat mencegah tanda dan gejala untuk timbul kembali.