Sukses

Pengertian Zigat

Zigat merupakan obat yang diproduksi oleh PT Pharos Indonesia. Obat ini mengandung antibiotik golongan kuinolon, yaitu moxifloxacin.

Fungsi Zigat adalah untuk mengatasi infeksi bakteri, seperti pneumonia, sinusitis akut, bronkitis kronis, infeksi kulit, radang panggul, dan lainnya. Obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri.

Artikel Lainnya: Ini Alasan Mengapa Anda Tidak Boleh Berbagi Antibiotik

Keterangan Zigat

Berikut adalah keterangan obat Zigat yang sebaiknya diketahui:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik Kuinolon.
  • Kandungan: Moxifloxacin 400 mg.
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput.
  • Satuan penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 1 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Pharos Indonesia.
  • Harga: Rp 381.000 - Rp 600.000/ Strip.

Kegunaan Zigat

Zigat mengandung moxifloxacin yang digunakan untuk menangani infeksi bakteri, misalnya pneumonia, sinusitis akut, bronkitis kronis, infeksi kulit, radang panggul, dan lainnya.

Artikel Lainnya: Sinusitis, Bisakah Disembuhkan?

Dosis & Cara Penggunaan Zigat

Zigat adalah obat keras yang memerlukan anjuran dan resep dokter.

Aturan penggunaan obat ini secara umum adalah:

  • Infeksi pneumonia: 1 tablet sekali sehari selama 10 hari.
  • Sinusitis akut: 1 tablet sekali sehari selama 7 hari.
  • Bronkitis kronis: 1 tablet sekali sehari selama 5-10 hari.
  • Infeksi kulit: 1 tablet sekali sehari selama 7-21 hari.
  • Radang panggul: dikombinasikan dengan antibakteri lain, diberikan 1 tablet selama 14 hari.

Cara Penyimpanan Zigat

Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Efek Samping Zigat

Beberapa efek samping yang dapat muncul selama penggunaan Zigat, antara lain:

Artikel Lainnya: Wajib Tahu, Ini Beda Pneumonia, TBC, dan Bronkitis

Overdosis

Penggunaan moxifloxacin yang melebihi dosis dapat menimbulkan gejala perpanjangan interval QT.

Kontraindikasi

Konsumsi obat Zigat perlu dihindari pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Hipersensitif terhadap moxifloxacin atau antibiotik golongan kuinolon.
  • Riwayat aritmia ventrikel, bradikardia, gangguan tendon, gangguan elektrolit, miastenia gravis, dan neuropati perifer.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian pada hewan tidak menunjukkan bahaya pada janin. Akan tetapi, penelitian pada wanita hamil masih sangat terbatas.

Peringatan Menyusui

Moxifloxacin mungkin dapat terserap ke dalam ASI. Konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum penggunaan obat. 

Artikel
    Penyakit Terkait