Sukses

Pengertian Zidifec

Zidifec merupakan obat yang diproduksi oleh PT. Sanbe Farma. Zidifec mengandung ceftazidime Yang merupakan antibiotik golongan sefalosporin dan digunakan untuk mambantu mengobati septikemia (suatu kondisi di mana seseorang mengalami keracunan darah akibat bakteri dalam jumlah besar masuk ke dalam aliran darah), bakteriemia (kondisi ketika terdapat bakteri dalam aliran darah, bakteremia yang sampai mengakibatkan infeksi, rentan dialami orang dengan sistem imunitas tubuh yang lemah), meningitis (peradangan yang terjadi pada meningen, yaitu lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang), pneumonia (paru-paru basah), bronchopneumonia (infeksi yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur), pleuritis (radang pada pleura, yaitu lapisan tipis yang membungkus paru-paru), empyema (kondisi ketika kumpulan nanah terbentuk di ruang pleura, yaitu area yang terletak di antara paru-paru dan permukaan bagian dalam dinding dada). Zidifec bekerja dengan cara menghambat enzim pembentuk dinding sel bakteri.

Keterangan Zidifec

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Sefalosporin
  • Kandungan: Ceftazidime 1 gram
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial 1 gram + 1 Ampul Pelarut @ 10 ml
  • Farmasi: PT. Sanbe Farma

Kegunaan Zidifec

Zidifec memiliki indikasi untuk membantu mengobati septikaemia (keracunan darah), bakteriemia (terdapat bakteri dalam aliran darah), meningitis (radang selaput otak), pneumonia (paru-paru basah), bronchopneumonia (infeksi paru-paru).

Dosis & Cara Penggunaan Zidifec

Dosis dan Cara Penggunaan Zidifec harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Dewasa: 1- 6 gram/hari, dalam 2 – 3 dosis terbagi.
  • Bayi > 2 bulan dan anak-anak: 30 – 100 mg/kg berat badan/hari, dalam 2 – 3 dosis terbagi.

Efek Samping Zidifec

  • Flebitis atau tromboflebitis (radang pembuluh darah vena), nyeri atau inflamasi pada daerah bekas disuntik.
  • Gastrointestinal (pendarahan pada saluran cerna) : diare, mual, muntah, nyeri abdomen, kolitis ( radang kronis pada usus).
  • Hipersensitifitas: pruritis (gatal di seluruh tubuh), angioderma ( pembengkakan di bawah kulit), dan syok anafilaksis (reaksi alergi berat).

Kontraindikasi
Jangan digunakan pada pasien dengan riwayat alergi antibiotik golongan sefalosporin.

Interaksi Obat
Jika digunakan bersama antibiotik golongan aminoglikosida dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Zidifec ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait