Sukses

Pengertian Zeufor

Zeufor merupakan obat yang mengandung Citicoline sebagai zat aktif. Citicoline adalah senyawa kimia otak yang secara alami muncul dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk mengurangi kerusakan jaringan otak saat otak cedera, hilang ingatan karena faktor usia. Keamanan dan efektivitas obat belum dipastikan pada pasien anak (berusia kurang dari 18 tahun).

Keterangan Zeufor

  1. Zeufor Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Citicoline 500 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan : Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Prima Medica Laboratories PT
  2. Zeufor Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Citicoline 125 mg/ ml
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan : Ampul @ 8 ml
    • Farmasi: Prima Medica Laboratories PT

Kegunaan Zeufor

Zeufor digunakan untuk membantu mengobati penyakit Alzheimer dan jenis demensia (menurunnya daya ingat terutama pada lansia) lainnya, luka di kepala, penyakit serebrovaskular, seperti: stroke, hilang ingatan karena faktor usia, penyakit Parkinson, ADHD (attention deficit-hyperactive disorder), dan glukoma.

Dosis & Cara Penggunaan Zeufor

Zeufor merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Zeufor juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Zeufor Injeksi
    Dewasa: 500-1.000 mg setiap hari diberikan melalui injeksi intramuskular (melalui otot) atau injeksi intravena lambat selama 3-5 menit, atau melalui infus 40-60 tetes / menit.
  2. Zeufor Tablet
    Dewasa: 1 tablet, di minum 1-2 kali sehari.

Efek Samping Zeufor

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Zeufor antara lain :

  • Penglihatan terganggu.
  • Sakit kepala.
  • Diare.
  • Insomnia.
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  • Tekanan darah rendah atau hipotensi.
  • Mual.
  • Sakit di bagian dada.

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Citicoline.

 

Artikel
    Penyakit Terkait