Sukses

Pengertian Xepamol

Xepamol merupakan obat yang mengandung Paracetamol. Paracetamol adalah obat yang digunakan sebagai analgetik (penghilang rasa nyeri) dan antipiretik (penurun suhu badan). Xepamol bekerja dengan cara menghambat prostaglandin (zat kimia yang terdapat didalam tubuh, prostaglandin menyebabkan peradangan dan rasa sakit), apabila prostaglandin dihambat maka dapat meringankan rasa sakit. Paracetamol hanya membantu menurunkan demam dan menghilangkan rasa sakit tapi tidak mengobati penyebab terjadinya sakit.

Keterangan Xepamol

  1. Xepamol Tablet
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Analgetik dan antipiretik
    • Kandungan: Paracetamol 500 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 tablet
    • Farmasi: Metiska Farma.
  2. Xepamol Sirup
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Analgetik dan antipiretik
    • Kandungan: Paracetamol 250 mg / 5 mL
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Metiska Farma.
  3. Xepamol Drop
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Analgetik dan antipiretik
    • Kandungan: Paracetamol 60 mg / 0.6 mL
    • Bentuk: Drop
    • Satuan Penjualan: Botol tetes
    • Kemasan: Botol tetes @ 15 mL
    • Farmasi: Metiska Farma.

Kegunaan Xepamol

Xepamol digunakan untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang dan dapat menurunkan demam.

Dosis & Cara Penggunaan Xepamol

Demam dan nyeri ringan:

  • Dewasa : 0,5 - 1 gram 3 kali sehari, dosis maksimal 4 gram per hari
  • Anak usia 1 - 2 bulan 30-60 mg 3 kali sehari, dosis maksimal 60mg/kgBB per hari
  • Anak usia 3 - 6 bulan 60 mg 3 kali sehari
  • Anak usia 6 bulan - 2 tahun : 120 mg 3 kali sehari.
  • Anak usia 2 tahun - 4 tahun : 180 mg 3 kali sehari
  • Anak usia 4 tahun - 6 tahun : 240 mg 3 kali sehari.
  • Anak usia 6 tahun - 8 tahun : 240 mg - 250 mg 3 kali sehari.
  • Anak usia 8 tahun - 10 tahun : 360 mg - 375 mg 3 kali sehari.
  • Anak usia 10 tahun - 12 tahun : 480 mg - 500 mg 3 kali sehari.

Efek Samping Xepamol

Efek samping dari obat Xepamol dalam jangka panjang adalah penurunan fungsi hati.

Kontraindikasi:
Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitifitas terhadap kandungan obat dalam Xepamol.

Interaksi obat:
Pemakaian Xepamol bersama obat-obat dibawah ini dapat memberikan interaksi obat:

  • Warfarin
  • Colestyramine (obat yang biasanya digunakan untuk mengurangi rasa gatal pada gangguan ginjal) dapat menurunkan absorbsi obat.
  • Metoclopramide (obat yang biasanya digunakan untuk meredakan rasa mual dan muntah) dapat meningkatkan absorbsi Paracetamol.
  • Carbamazepine (obat yang biasanya digunakan untuk mengobati epilepsi) efektifitas Paracetamol dapat menurun
  • Phenobarbital, phenytoin, atau primidone (obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengontrol kejang) dapat menurunkan konsentrasi serum.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Xepamol ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait