Sukses

Pengertian Wiaflox

Wiaflox merupakan obat yang diproduksi oleh PT. Pertiwi Agung. Obat ini mengandung Ciprofloxacin yang merupakan antibiotik golongan flouroquinolon. Ciprofloxacin dapat digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih, prostatitis, pernafasan bawah, sinusitis, kulit, tulang dan sendi, pencernaan, tifus, bakteri Neisseria Gonorrhoeae, dan anthrax.
Wiaflox merupakan antibiotik golongan flouroquinolon yang bekerja menghambat enzim DNA girase yang berperan dalam pembelahan sel bakteri.

Keterangan Wiaflox

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Pengobatan infeksi
  • Kandungan: Ciprofloxacin
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 2 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: PT. Pertiwi Agung

Kegunaan Wiaflox

Ciprofloxacin dapat digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Wiaflox

Dosis dan Cara Penggunaan Wiaflox, harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Infeksi Saluran Kemih
    Infeksi ringan sampai sedang : 250 mg 2 kali sehari.
    Infeksi berat: 500 mg 2 kali sehari.
  • Infeksi pernafasan, kulit, jaringan lunak, tulang dan sendi
    Infeksi ringan hingga sedang: 500 mg 2 kali sehari.
    Infeksi berat: 750 mg 2 kali sehari.

Dosis penggunaan Wiaflox juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan antibiotik harus dihabiskan untuk mencegah terjadinya risiko resistensi.

Efek Samping Wiaflox

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Wiaflox, yaitu:

  • Diare
  • Mual-mual
  • Sakit Kepala
  • Sering buang gas
  • Dapat menghambat pertumbuhan tulang pada anak.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Wiaflox pada pasien yang memiliki indikasi:
Hipersensitif, Ibu hamil dan Anak

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Wiaflox:

  • Penggunaan Wiaflox dan Tizanidin secara bersama dapat menyebabkan hipotensi dan sedasi.
  • Penggunaan Wiaflox dan Clozapin, ropinirole, atau teofilin secara bersama dapat menyebabkan kadar obat clozapin, ropinirole atau teofiline meningkat dalam darah.
  • Penggunaan Wiaflox dan Probenecid secara bersama dapat menyebabkan kadar wiaflox meningkat dalam darah.
  • Penggunaan Wiaflox dan MTX secara bersama dapat menyebabkan toksisitas MTX meningkat.
Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Wiaflox ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
Artikel
    Penyakit Terkait