Sukses

Pengertian Vitacimin

Vitacimin adalah suplemen yang  memiliki kandungan berupa vitamin c atau asam askorbat.

Vitacimin digunakan untuk membantu menunjang kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Peran vitamin C bagi tubuh, yaitu untuk membantu menyembuhkan luka, melindungi sel-sel tubuh, serta menjaga kesehatan kulit, pembuluh darah, dan tulang.

Keterangan Vitacimin

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Suplemen
  • Kandungan: Tiap tablet mengandung vitamin C 250 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 10 strip @ 2 Tablet; Box, 50 strip @ 2 Tablet
  • Farmasi: PT Takeda Indonesia
  • Harga: Rp 1.400 - Rp 3.500 / Strip

Artikel Lainnya: Kenali Suplemen Vitamin yang Cocok untuk Tubuh Anda

Kegunaan Vitacimin

Vitacimin bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi defisiensi (kekurangan) vitamin C dalam tubuh. Namun, suplemen ini juga memiliki berbagai peran vital bagi tubuh, seperti untuk membantu menyembuhkan luka, melindungi sel-sel tubuh, serta menjaga kesehatan kulit, pembuluh darah, dan tulang.

Dosis dan Cara Penggunaan Vitacimin

Dosis vitamin C yang dikonsumsi tergantung pada kondisi.

Untuk mencegah kekurangan vitamin C, dosis biasanya berkisar antara 25-75 mg/hari.

Sementara untuk mengatasi kekurangan vitamin C, dosis biasanya berkisar antara 25-300 mg/hari.

Cara Penyimpanan Vitacimin

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Mitos Seputar Vitamin C yang Tidak Perlu Dipercaya

Efek Samping Vitacimin

Apabila vitamin C digunakan dengan dosis yang direkomendasikan dokter, maka tidak berbahaya bagi tubuh.

Namun, jika digunakan dalam dosis tinggi secara jangka panjang, maka dapat memicu:

Overdosis

Konsumsi vitamin C yang melebihi dosis dapat menimbulkan gejala:

  • Diare
  • Terbentuknya batu ginjal

Kontraindikasi

Jangan memberikan Vitacimin pada anak di bawah usia satu tahun.

Interaksi Obat

Vitamin C yang dikonsumsi dalam dosis tinggi bersamaan dengan obat lain dapat menyebabkan suatu reaksi. Misalnya:

  • Vitamin C dengan obat pengencer darah, dapat mengurangi fungsi dari obat pengencer darah
  • Vitamin C dengan paracetamol, dapat mengurangi efek antinyeri paracetamol
  • Vitamin C dengan aspirin, dapat meningkatkan pembuangan vitamin C

Artikel Lainnya: Konsumsi Vitamin C Tiap Hari, Apakah Berbahaya?

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan adanya efek buruk terhadap janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya dapat digunakan apabila manfaat yang diperoleh lebih besar daripada potensi risiko terhadap janin.

Peringatan Menyusui

Vitamin C terdistribusi ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter mengenai dosis yang sebaiknya dikonsumsi ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait